Tunjuk-tunjuk Emil Salim, Arteria Dahlan: Saya Tuh Coba Bersabar

Tunjuk-tunjuk Emil Salim, Arteria Dahlan: Saya Tuh Coba Bersabar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 10 Okt 2019 11:40 WIB
Arteria Dahlan (dok. DPR)
Arteria Dahlan (dok. DPR)
Jakarta - Anggota DPR Arteria Dahlan jadi sorotan setelah menunjuk-nunjuk dan menyebut ekonom Emil Salim saat berdebat soal Perppu KPK dalam acara Mata Najwa. Arteria Dahlan mengaku sebenarnya sudah bersabar.

Dalam penjelasannya, andai Emil Salim berbicara sebagaimana layaknya profesor, Arteria mengatakan perdebatan pasti bakal bersifat ilmiah. Namun dia menyebut pernyataan Emil Salim sudah melenceng.


"Ya kalau kita pembicaraannya beliau berbicara sebagaimana layaknya profesor, kita juga perdebatannya perdebatan ilmiah. Tapi kan pembicaraannya sudah tidak ilmiah lagi, itu. Saya tuh coba bersabar, dari awal kan saya sabar, tapi tatkala pembicaraannya sudah di luar konteks dan ini dilihat publik itu kurang pas.... Coba deh tonton dari awal, kemudian lihat apa yang disampaikan sama materi muatannya, kapasitas profesor itu ekonom bicara hukum," kata Arteria Dahlan, Kamis (10/10/2019).

"Kemudian dia bilang banyak pelemahan-pelemahan, yang mana pelemahannya? Dewan Pengawas katanya. Sudah saya jelasin kenapa butuh Dewan Pengawas. Tapi kan dia ngomongnya meluas, meluas sampai yang out of the context. Dia bilang DPR banyak yang ditangkap jadi sukses. Ujung-ujungnya dia nanya lagi, nah itu dia," imbuhnya.


Arteria meminta semua pihak melihat video rekaman siaran Mata Najwa secara utuh agar paham mengapa interaksi dia dengan Emil Salim begitu panas hingga saling tunjuk. Menurut dia, Emil Salim berbicara terlalu jauh padahal bukan ahli hukum. Dia mengatakan Emil Salim juga terkesan menghina institusi DPR.

"Saya ingin katakan prof itu kan ekonom, bukan ahli hukum, kemudian profnya nyebutnya macem-macem, bahkan sampai menghujat institusi DPR yang saya katakan nggak pantas. Kemudian bilang 'ini DPR di DPR pakai uang banyak', 'kalian keluar uang berapa', 'uangnya dari mana'," sebut Arteria.

Selanjutnya
Halaman
1 2