Massa Petani Gelar Aksi, Minta Jokowi Percepat Redistribusi Perhutanan Sosial

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 10 Okt 2019 11:10 WIB
Massa petani bernegosiasi agar kawat berduri dibuka. (Wilda/detikcom)
Jakarta - Massa petani yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia menggelar demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Barat. Mereka menuntut sejumlah hal terkait perhutanan sosial.

Pantauan detikcom pukul 10.40 WIB, Kamis (10/10/2019), terlihat massa yang hendak berdemonstrasi di depan Istana masih dihalang kawat berduri di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Salah satu tuntutan mereka adalah dilanjutkannya program perhutanan sosial. Tuntutan mereka salah satunya pemberian izin pemanfaatan hutan perhutanan sosial di hutan negara di Jawa.



"Oleh karena itu, Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia menyatakan hal-hal sebagai berikut. Pertama, memberikan dukungan penuh pelantikan Presiden Joko Widodo, serta mendukung penuh Presiden melaksanakan perhutanan sosial di Indonesia, utamanya di hutan negara di Jawa melalui izin pemanfaatan hutan perhutanan sosial (IPHPS)," tutur Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia, Siti Fikriyah Khuriyati.

Mereka juga meminta alokasi lahan lewat penunjukan kawasan perhutanan sosial oleh Menteri LHK, penambahan area hutan negara yang dikelola masyarakat, hingga konversi SKI pengakuan dan perlindungan kemitraan menjadi IPHPS. Massa turut meminta Presiden Jokowi membentuk badan khusus untuk melakukan percepatan redistribusi area perhutanan sosial.

"Membentuk badan khusus di bawah presiden untuk melakukan percepatan redistribusi areal perhutanan sosial di Indonesia dan penataan produksi pasca SK, mengingat areal Perhutanan Sosial Indonesia mencapai lebih dari 13,8 juta hektare dan atau Presiden membentuk staf khusus Presiden untuk isu sumber daya alam, reforma agraria dan perhutanan sosial," tuturnya
Selanjutnya
Halaman
1 2