Median: Gibran Harus Buktikan Dinasti Politik Tak Otoriter

Median: Gibran Harus Buktikan Dinasti Politik Tak Otoriter

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 15:14 WIB
Median: Gibran Harus Buktikan Dinasti Politik Tak Otoriter
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta -

Pencalonan Gibran Rakabuming menjadi Wali Kota Solo menuai pro-kontra. Sejumlah pakar menyebut pencalonan putra sulung Jokowi ini terbaca sebagai dinasti politik. Meski demikian, tak semua mempersoalkan pencalonannya.

Pakar politik yang juga founder Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun, menyebut pencalonan Gibran jelas terbaca sebagai dinasti politik. Namun, baginya, dinasti politik tak masalah selama tak melanggar aturan.

"Dinasti politik yang tidak melanggar aturan tidak masalah. Gibran anak muda berpengalaman harus masuk dunia politik untuk faham seluk-beluknya. Maju terus Gibran," kata Rico kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).




Rico lantas mengungkap sejumlah tokoh di Indonesia, bahkan dunia, yang melestarikan dinasti dengan keluarganya. "AHY dan Ibas penyambung trah SBY di PD, Puan dan Prananda di PDIP, Hanafi Rais di PAN, di luar negeri pun jamak, Bush, Kennedy, dan lain-lain," kata Rico.

Dinasti politik, menurut Rico, baru jadi masalah kalau ada penyalahgunaan jabatan dan fasilitas negara dalam pertarungan pilkada. Sepanjang tidak ada pelanggaran aturan, menurut Rico, dinasti politik sah-sah saja.

"Justru ini cara yang sah dalam demokrasi untuk keluarga dalam menjaga pengaruh politik. Asal tidak dilakukan secara otoriter seperti pengalaman silam. Kalau kekhawatiran korupsi, toh koruptor yang tidak ada hubungan dengan dinasti politik juga banyak," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2
(van/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads