BEM SI Tak Ikut Deadline 14 Oktober: Kami Aksi di Pelantikan Presiden!

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 14:36 WIB
Ilustrasi Demo Mahasiswa (Grandyos Zafna/detikcom)
Ilustrasi Demo Mahasiswa (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Mahasiswa Universitas Trisakti cs berencana menggelar demo jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan pernyataan sikap soal penerbitan Perppu KPK. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengaku belum ada komunikasi terkait rencana demonstrasi tersebut.

"Kalau dari BEM SI belum ada komunikasi dengan teman kampus tersebut soal deadline 14 Oktober," kata Koordinator BEM SI Wilayah Se-Jabodetabek Banten, Muhammad Abdul Basit, saat dihubungi, Rabu (9/10/2019).

Abbas--sapaan akrabnya--mengatakan BEM SI belum bisa memutuskan akan bergabung bila diajak bergabung dalam demonstrasi tersebut. Dia mengatakan BEM SI harus konsolidasi juga dengan kampus-kampus di daerah.


Dia mengatakan BEM SI sendiri sudah mengagendakan turun ke jalan di hari pelantikan Jokowi pada Minggu, 20 Oktober nanti. Abbas mengatakan BEM SI akan menyampaikan poin yang sama saat demo beberapa waktu lalu.

"Kalau kemarin kita sudah konsolidasi juga di Kalimantan. Dan hasilnya, kita mengawal pelantikan presiden. Kita aksi di pelantikan. Tidak ada bahasan di tanggal 14 Oktober. Kita akan tetap tuntut presiden sama seperti tuntutan sebelumnya, salah satunya menerbitkan Perppu KPK juga," tuturnya.

Abbas juga sempat bicara soal wacana dialog dengan Jokowi. Dia mengatakan BEM SI siap dialog jika disiarkan secara langsung (live) di televisi dan terbuka.


Selanjutnya
Halaman
1 2