Kaesang Akhirnya Wisuda, Ini Profil Kampusnya di Singapura

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 13:25 WIB
Kaesang wisuda / Foto: Istimewa
Kaesang wisuda / Foto: Istimewa
Jakarta - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, hari ini diwisuda usai menyelesaikan kuliahnya di Singapura. Dia lulus dari Singapore University of Social Sciences, ini profilnya.

Singapore University of Social Sciences (SUSS) dulunya bernama SIM University. Namanya berubah pada pada tahun 2017 setelah berada di bawah Kementerian Pendidikan Singapura.

Dikutip dari situsnya, universitas tersebut memegang visi pembelajaran seumur hidup. SUSS mengusung nilai-nilai semangat pembelajaran, passion untuk komunitas, integritas, penghormatan dan kepercayaan, inovasi untuk kesempurnaan, serta kerja sama.



SUSS terdiri dari S R Nathan School of Human Development, School of Business, School of Humanities and Behavioural Sciences, School of Law, dan School of Science and Technology. Saat ini, Presiden SUSS adalah Professor Cheong Hee Kiat.

Kaesang Akhirnya Wisuda, Ini Profil Kampusnya di SingapuraFoto: Singapore University of Social Sciences (Situs SUSS)


Pada tahun 2018, SUSS meluncurkan College of Lifelong and Experiential Learning yang terdiri dari Centre for Continuing and Professional Education, Centre for University Core dan Centre for Experiential Learning.


Rangkaian wisuda atau convocation di SUSS sendiri berlangsung pada 9-11 Oktober 2019. Kaesang sendiri hari ini sudah memakai toga dan resmi diwisuda.

Momen itu diunggah Kaesang lewat video 4 detik di akun Twitter-nya. Kaesang tampak memakai toga lengkap berwarna hitam dengan aksen merah dan biru di pundak. Tepuk tangan mengiringi detik-detik Kaesang naik ke atas panggung.

Dia lalu bersalaman dan menerima ijazah. Kaesang lalu berpose sambil tersenyum ke arah hadirin.

"Akhirnya," tulis Kaesang di Twitter tadi pagi.



Berdasarkan informasi dari Singapore University of Social Science (SUSS), Jokowi menghadiri wisuda Kaesang tersebut. Kemarin, Jokowi lebih dahulu bertemu dengan PM Singapura, Lee Hsien Loong. (imk/fjp)