detikNews
2019/10/08 23:09:47 WIB

Ingatkan agar Budaya Tak Diklaim Negara Lain, Tjahjo Baca Puisi Sukarno

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Halaman 1 dari 1
Ingatkan agar Budaya Tak Diklaim Negara Lain, Tjahjo Baca Puisi Sukarno Mendagri Tjahjo Kumolo dalam acara 'Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Indonesia Tahun 2019' di Istora Senayan, Jakarta. (Rahel/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghadiri acara 'Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Indonesia Tahun 2019' di Istora Senayan, Jakarta. Tjahjo membacakan puisi 'Aku Melihat Indonesia' karya Presiden pertama Sukarno atau Bung Karno.

Tjahjo mengimbau semua pihak agar menjaga kebudayaan di Indonesia. Pelestarian budaya itu dinilai penting supaya tidak diakui oleh negara lain.

"Jangan sampai di kemudian hari ada budaya kita yang diakui oleh negara-negara lain," kata Tjahjo dalam sambutannya di Istora Senayan, Jalan Pintu Satu Senayan, di Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).


Tjahjo mengakhiri pidatonya dengan membacakan puisi karya Sukarno yang berjudul 'Aku Melihat Indonesia'. Berikut ini isi puisi tersebut:

Aku Melihat Indonesia

Jikalau aku melihat gunung gunung membiru,
Aku melihat wajah Indonesia;
Jikalau aku mendengar lautan membanting di pantai bergelora,
Aku mendengar suara Indonesia;

Jikalau aku melihat awan putih berarak di angkasa,
Aku melihat keindahan Indonesia;
Jikalau aku mendengarkan burung perkutut di pepohonan,
Aku mendengarkan suara Indonesia.

Jikalau aku melihat matanya rakyat Indonesia di pinggir jalan,
Apalagi sinar matanya anak-anak kecil Indonesia,
Aku sebenarnya melihat wajah Indonesia.
(idh/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com