detikNews
Selasa 08 Oktober 2019, 22:12 WIB

Saat Bupati Serang Temui Demonstran untuk Jawab Semua Tuntutan

Angga Laraspati - detikNews
Saat Bupati Serang Temui Demonstran untuk Jawab Semua Tuntutan Foto: Dok. Pemkab Serang
Jakarta - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menemui sejumlah mahasiswa yang berunjuk rasa pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-493 Kabupaten Serang. Bupati Tatu menemui demonstran didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum.

Awalnya, massa yang mengatasnamakan aliansi Gerakan Delapan Oktober (Golok) melakukan aksi sejak pukul 10.00 WIB di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Selasa (8/10/2019).

Massa memberikan 12 tuntutan salah satunya, agar Pemkab Serang mewujudkan pendidikan wajib 9 tahun.


"Kami sudah mewajibkan pendidikan selama 12 tahun bukan 9 tahun lagi, bahkan program beasiswa untuk kuliah juga sudah Kami realisasikan," ungkap Tatu saat menjawab tuntutan demonstran.

Sementara itu, soal limbah yang ada di sungai Ciujung dan Cidurian, Tatu mengatakan pihaknya sudah melakukan upaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan turun ke lokasi secara langsung.

"Perusahaan juga sudah diberikan teguran secara tegas agar turut serta menyelesaikan persoalan tersebut," tegasnya.

Selain itu, mengenai persoalan percepatan pembangunan Puspemkab, Tatu menilai APBD Kabupaten Serang masih difokuskan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

"Jika diprioritaskan Puspemkab maka infrastruktur tidak seperti sekarang yang sudah banyak dibeton, program beasiswa dan bantuan kepada guru juga masif kami lakukan," tuturnya.

Ia menilai APBD Kabupaten Serang saat ini digunakan untuk program prioritas dengan tujuan menjadikan Kabupaten Serang bisa bermanfaat dirasakan seluruh warganya.

"Kalau difokuskan pada Puspemkab, maka program RTLH, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan akan minim. Jadi, kami seimbangkan anggaran yang ada hanya saja fokus pada program yang saya sebutkan tadi," katanya.


Ia juga mengakui selama periodenya perlu banyak masukan dari warga Kabupaten Serang sehingga bisa memperbaiki persoalan yang belum bisa diselesaikan.

"Silakan nanti agendakan dengan ajudan untuk audiensi dengan saya, bila perlu Kami hadirkan kepala OPD terkait untuk cari solusi bersama," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Rizal Setya Perdana menilai Pemkab Serang masih banyak persoalan yang belum diselesaikan secara maksimal.

"Tuntutan kami tidak jauh dari isu lingkungan dan juga masalah pengangguran, kesehatan dan pendidikan. Berbicara Kabupaten Serang ini kami lihat masih jauh dari sejahtera dan itu harus menjadi evaluasi bersama," katanya kepada wartawan.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com