KPK Minta ULP Banten Jadi Lembaga Independen untuk Cegah Intervensi

KPK Minta ULP Banten Jadi Lembaga Independen untuk Cegah Intervensi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 08 Okt 2019 20:07 WIB
KPK Minta ULP Banten Jadi Lembaga Independen untuk Cegah Intervensi
Gedung KPK (Dok. detikcom)
Serang - Satgas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK meminta pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Banten independen atau menjadi unit kerja yang berdiri sendiri. Selama ini ULP masuk sebagai satuan di Biro Administrasi Pemprov dan menjadi unit pengadaan yang rawan atas intervensi.

Satgas Korsupgah KPK Sugeng Basuki mengatakan rekomendasi agar ULP berdiri sendiri dilakukan sejak unit pencegahan KPK masuk ke Banten. Tapi hingga kini unit ini masih masuk lembaga tertentu yang keberadaannya bisa diintervensi. Khususnya berkaitan untuk hal pengadaan barang dan jasa.

"Kita tekankan ULP lepas dan pokjanya bisa mandiri tidak terikat," kata Sugeng saat melalukan monitoring pencegahan di Pemprov Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Selasa (8/10/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Padahal KPK sudah mendorong gubernur untuk mengeluarkan pergub. Aturan ini dinilai penting agar pegawai ULP yang unit kerjanya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa tidak tumpang-tindih tugas. Namun rekomendasi ini belum dilaksanakan dengan alasan pegawai yang terbatas.

"Itu banyak faktor, sudah kita dorong sejak awal. Makanya, kalau sudah independen, ada peraturan gubernur yang menetapkan bahwa si a dan si b adalah (pegawai) ULP," ujarnya.


KPK mengaku tidak menargetkan gubernur untuk segera memisahkan unit pengadaan ini segera lepas dari Biro Administrasi. Tapi, kalau bisa, KPK meminta secepatnya dan bisa diterbitkan pergub.

"Kalau bisa besok, ya, besok, nanti kita sampaikan ke Gubernur, karena masih ada pegawai yang masih terikat oleh kantor lama," kata Sugeng menegaskan.
Halaman 2 dari 1
(bri/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini