Pak Harto Derita Anemia
Sabtu, 05 Nov 2005 10:44 WIB
Jakarta - Penyebab mengapa Pak Harto -- presiden RI kedua -- dilarikan ke RS Pusat Pertamina (RSPP) terjawab sudah. Pak Harto menderita anemia.Anemia itu muncul karena ada pendarahan di usus besar yang menyebabkan kadar hemoglobinnya menurun. "Dalam istilah kedokteran disebut anemia," kata dr.Djoko Rahardjo Sp.U dalam jumpa pers di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2005). Dokter Djoko adalah salah satu dokter yang merawat penguasa Orba itu.Dokter spesialis urologi itu menuturkan, saat masih sehat atau sebelum masuk RS, kadar hemoglobin Soeharto 11,7. Ketika jatuh sakit, hemoglobinnya merosot menjadi 9,3. Kini setelah dirawat semalam sejak Jumat sore kemarin, hemoglobinnya telah naik menjadi 10,7. "Pak Harto bisa pulang bila kadar hemoglobinnya kembali 11,7," kata Djoko. Karena itulah Pak Harto masih membutuhkan beberapa hari lagi dirawat di RS itu.Sedangkan fungsi organ yang lain, yaitu otak, jantung, paru-paru dan ginjal, kata Djoko, tidak ada gangguan.
(nrl/)











































