Al Farouq di Sarang Taliban

Al Farouq di Sarang Taliban

- detikNews
Jumat, 04 Nov 2005 20:20 WIB
Al Farouq di Sarang Taliban
Jakarta - Di mana Omar Al Farouq berada saat ini setelah kabur dari penjara berpenjagaan maksimum di Pangkalan Udara AS di Bagram, Afghanistan? Besar kemungkinan dia masih berada di sarang Taliban di Afghanistan.Informasi ini berdasarkan video yang dikirimkan ke televisi yang berbasis di Dubai, Al Arabiya. Video itu disiarkan pada 18 Oktober 2005.Pada tanggal itu pula, media online AKI (www.adnki.com) menulis hal tersebut dengan judul Bagram Air Base Fuginitives Release Video on Al Arabiya.    AKI menulis, empat orang yang dituduh anggota jaringan Al Qaeda yang kabur dari pangkalan udara AS di Afghanistan pada 10 Juli telah merilis sebuah video yang ditayangkan Al Arabiya pada hari Selasa, 18 Oktober 2005. "Jihad kami berlanjut bersama teman kami, Taliban," kata keempat tahanan yang kabur itu dengan bangga.Dalam video yang kualitasnya cukup bagus itu juga ditampilkan aktivitas mereka seperti memegang aneka senjata, sedang latihan, berpidato dan menjelaskan dinamika pelarian mereka.Dalam scene pertama, pelarian bernama Mahmod al-Kahtai yang berkewarganegaraan Saudi Arabia, memberikan penjelasan pada sejumlah mujahidin dan menunjukkan sebuah peta penjara tempat dia dan tiga rekannya dipenjara."Kami memutuskan untuk kabur pada hari Minggu karena saat itu adalah hari libur bagi kaum kafir (pasukan AS). Untuk kabur, kami merencanakan dengan sangat cermat," tandas al-Kahtani.Dalam scene kedua, Abdullah Hashimi yang berkewarganegaraan Syria, menjelaskan bahwa sebelum bergabung dengan militan Taliban, mereka bersembunyi selama empat hari di pangkalan udara Amerika yang melingkungi penjara tanpa kepergok.Bagian ketiga video itu memfokuskan pada tahanan ketiga, Mahmoud Ahmad, yang dikenal sebagai Al Farouq. Dia ditangkap pada 2002 di Indonesia dan diyakini terkait dengan Jamaah Islamiyah (JI).Bagian terkecil memperlihatkan tersangka keempat, Muhammad Hassan, yang diidentifikasi sebagai orang Libya.Berdasarkan reporter Al Arabiya di Pakistan yang menerima video itu, kaburnya empat tersangka dari penjara Bagram itu mengherankan para pengamat karena penjara itu dikelilingi pangkalan udara militer yang dihuni 12 ribu tentara dan dikelilingi pegunungan.Dan setelah kaburnya empat tersangka itu, militan Taliban mengumumkan bahwa mereka memberikan proteksi dan tempat perlindungan pada keempatnya."Taliban menemukan dan menyambut baik keempat mujahidin itu pagi ini," kata jubir Taliban, Abdul Latif Hakimi.Pangkalan Udara Bagram terdapat fasilitas tahanan yang disebut-sebut berisi tersangka Al Qaeda berkebangsaan Afghanistan atau pun yang berasal dari sejumlah negara lainnya. Banyak di antaranya telah ditahan pada 2001, ketika AS memimpin penghancuran rezim Taliban di Afghanistan. Ketika Al Farouq dkk kabur pada Juli, AS menyatakan, ini adalah kali pertama ada tahanan yang kabur dari Bagram.Berimplikasi pada IndonesiaDari Indonesia, Presiden SBY di rumahnya di Cikeas, Bogor, hari ini menyatakan, kaburnya Al Farouq yang beristrikan Mira Agustin jelas berdampak pada Indonesia. Untuk itu aparat keamanan nasional akan memperketat penjagaan untuk menghindari serangan terorisme yang tidak diinginkan. Namun hingga kini Indonesia belum mendapatkan keterangan resmi dari pemerintah AS soal kaburnya Farouq yang langsung dibawa ke AS begitu tertangkap di Indonesia pada 2002 lalu. SBY berjanji akan membagi informasi pada publik bila pemerintah mendapatkan perkembangan terbaru.Gambar:Omar Al Faruq (cnn) (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads