Waspadai Hujan Lebat 2-4 Jam Antara Jakarta-Bandung
Rabu, 02 Nov 2005 16:30 WIB
Jakarta - Masa mudik pada H-1 ini Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperingatkan agar pemudik memaspadai hujan deras 2-4 jam.Menurut BMG, prakiraan hujan lebat itu terjadi di sekitar jalur Jakarta-Serang, Jakarta-Bandung dan jalur selatan Jawa Tengah. Demikian prakiraan cuaca BMG yang dirilis di Posko Terpadu di Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2005).Yang perlu diwaspadai juga adalah gelombang laut 2-4 meter dan kecepatan angin 20-30 knot di perairan sebelah barat Sumut hingga Sumbar. Meski cuaca kurang menguntungkan, tapi tidak akan terjadi badai tropis.Sedangkan prakiraan cuaca untuk pukul 13.00 WIB- 20.00 WIB adalah sbb:Jalur utara Jabar, cuaca berawan. Kemungkinan hujan dengan intensitas ringan-lebat terjadi pada jalur Jakarta-Cilegon, Jakarta-Karawang-Cirebon, antara pukul 15.00-18.00 WIB. Kecepatan angin dari arah tenggara sebesar 10-30 km/jam.Untuk jalur selatan, umumnya cuaca berawan, berpeluang hujan dengan intensitas ringan-lebat yang merata dan terkadang disertai kilat/petir pada jalur Jakarta-Bogor-Sukabumi-Bandung. Terjadi antara pukul 14.00-18.00 WIB.Jalur Bandung-Tasikmalaya hujan ringan sampai sedang antara pukul 14.00-20.00 WIB. Kecepatan angin dari arah tenggara 10-35 km/jam. Untuk Jateng, jalur utara cuaca umumnya berawan, berpeluang hujan dengan intensitas ringan-lebat, yang hampir merata. Terkadang disertai petir. Angin dari arah timur-barat daya dengan kecepatan 5-22 km/jm.Jalur selatan Jateng, cuaca berawan berpeluang hujan, intensitas ringan-sedang, terkadang disertai kilat/petir terutama di jalur Tegal, Cirebon-Pekalongan, antara 14.00-17.00 WIB. Pekalongan-Semarang mendung, hujan ringan. Angin dari arah tenggara dengan kecepatan 10-25 km/jam.Untuk Jatim, jalur utara cuaca umumnya berawan, berpeluang hujan ringan-sedang, terutama pada jalur Rembang, Tuban, Gresik, Bojonegoro, Lamongan. Untuk jalur selatan, cuaca umumnya berawan, berpeluang hujan ringan-sedan, terutama jalur Madiun-Nganjuk, Madiun-Jombang, Kediri-Blitar-Malang.
(nrl/)











































