detikNews
2019/10/08 06:13:28 WIB

Round-Up

Temuan Mencengangkan dari Kasus Penyekapan Ninoy

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 5
Temuan Mencengangkan dari Kasus Penyekapan Ninoy Ninoy Karundeng di Polda Metro Jaya (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Polisi kembali mengamankan tersangka baru dalam kasus penyekapan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Total tersangka ada 11, tapi hanya 10 yang ditahan.

Polisi menghadirkan Ninoy Karundeng dalam konferensi Pers di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (7/10/2019). Kepada wartawan, polisi dan Ninoy mengungkapkan banyak keterangan mencengangkan terkait penganiayaan yang terjadi pada Selasa (1/10) dini hari. Ninoy diduga dipukuli dan hendak dibunuh.

Di antaranya adalah diperiksanya Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar. Serta disebutnya nama Sekretaris Umum Munarman yang diduga punya jejak dalam kasus tersebut.


Polisi mengatakan Bernard Abdul Jabbar berada di lokasi kejadian saat Ninoy Karundeng dianiaya. Bernard disebut ikut mengintimidasi Ninoy.

"Itu ada di lokasi ikut mengintimidasi dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Itu adalah Sekjen PA 212," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Argo juga menjelaskan ada Munarman dalam kasus penganiayaan-penculikan Ninoy Karundeng. Menurutnya, Munarman memerintahkan pengurus Masjid Al-Falah, tempat kejadian perkara penganiayaan Ninoy, untuk menghapus rekaman CCTV.

"Kemudian ada juga insinyur S ya. Dia ini sekretaris daripada DKM ya. Dia perannya adalah dia ada di lokasi kejadian kemudian yang bersangkutan memerintahkan menyalin data daripada data yang ada di laptop," tutur Argo.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com