Tifatul: PKS Tarik Dukungan pada SBY Hanya Wacana Anis
Rabu, 02 Nov 2005 15:21 WIB
Jakarta - Ada apa dengan PKS, kok tidak kompak? Pernyataan Sekjen DPP PKS Anis Matta untuk menarik dukungan partainya terhadap pemerintahan SBY dimentahkan oleh Presiden PKS Tifatul Sembiring."Urusan koalisi PKS dengan SBY-JK menurut mekanisme partai sepenuhnya wewenang Majelis Syuro. Pernyataan Pak Anis di beberapa media merupakan sebuah wacana dari Pak Anis," kata Tifatul seperti tertulis dalam siaran pers DPP PKS yang diterima detikcom, Rabu (2/11/2005).Pernyataan Tifatul ini mengomentari pernyataan Sekjen DPP PKS Anis Matta yang menegaskan PKS sedang mempertimbangkan untuk menarik dukungan koalisi terhadap pemerintahan SBY-JK pada Minggu lalu. Lebih jauh Tifatul menyampaikan, evaluasi terhadap kinerja pemerintah SBY-JK yang akan menentukan berlanjut atau tidaknya kongsi PKS dengan pemerintahan sesuai jadwal baru akan dilaksanakan dalam forum di Majelis Syuro (MS) DPP PKS pada akhir November nanti."Jadi, mana mungkin ada keputusan penarikan dukungan sebelum hal itudibicarakan dalam forum tertinggi partai yaitu forum MS," tegas pria murah senyum ini. Menurut rencana, salah satu agenda MS pada akhir bulan November itu memang membicarakan soal sikap PKS terhadap kinerja pemerintahan SBY-JK yang menurut berbagai pihak memang belum optimal itu. "Tapi sejauh ini belum ada tanda-tanda ke arah penarikan dukungan seperti yang Pak Anis bilang," demikian dikatakan sebuah sumber di DPP PKS. Tifatul juga menambahkan, PKS menjadi pendukung pemerintah berdasarkan sebuah keinginan untuk mewarnai pemerintahan SBY-JK ke arah yang lebih peduli pada nasib rakyat kecil dan lebih tegas terhadap Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang merajalela di negeri ini."Kami punya kewajiban moral untuk terus mengingatkan SBY-JK agar lebih mempedulikan nasib rakyat kecil menyelesaikan masalah KKN dengan lebih efektif," tandas Tifatul. "Dan cara mengingatkan dari dalam sementara ini menjadi sebuah sarana terbaik buat PKS untuk menggesah usaha itu, walau sekarang hasilnya belum memuaskan," imbuhnya.Tifatul juga menegaskan bahwa kader partai yang kini duduk dikabinet tetap akan menjalankan tugas dengan maksimal sesuai jabatannya. "Belum adalah kami perintahkan mereka untuk angkat koper segala," kata Tifatul berseloroh. "Sesuai mekanisme internal kami, keputusan MS-lah yang bisa menentukan apakah para menteri asal PKS angkat koper atau tidak," ujarnya. Ketika dikonfirmasi soal adanya kesepakatan koalisi yang menurut beberapa sumber belum dipenuhi oleh pihak SBY-JK hingga kini, Tifatul menolak berkomentar. "Biarlah nanti MS yang mengambil keputusan berkait soal-soal seperti itu, karena kami percaya betul dengan mekanisme syuro (musyawarah-red) bagi kebaikan bersama, " jawabnya."Tapi saya juga orang yang percaya loh pada pameo bahwa setiap janji itu adalah utang," imbuhnya dengan senyum mengembang.Terkait:PKS Siap-siap Tarik Dukungan Terhadap Pemerintah
(nrl/)











































