detikNews
Senin 07 Oktober 2019, 15:44 WIB

Polisi Cari Tukang Becak Pengantar Aktivis Walhi Sumut Golfrid ke RS

Budi Warsito - detikNews
Polisi Cari Tukang Becak Pengantar Aktivis Walhi Sumut Golfrid ke RS Foto: Ari Saputra/detikcom
Medan - Polisi masih menyelidiki kasus meninggalnya aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar. Polisi sedang mencari tukang becak yang mengantarkan Golfrid saat terkapar di flyover Jamin Ginting, Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto menyebut tukang becak yang mengantar Golfrid merupakan orang pertama yang menemukan Golfrid terkapar di jalan. Golfrid diperkirakan ditemukan pada Kamis (3/10/2019) dini hari.

"Tukang becak ini mengantar korban ke Rumah Sakit Mitra Sejati," kata Eko, Senin (7/10).


Namun tukang becak itu tak sendirian. Dia dibantu dua orang lain yang ikut menggotong korban ke becak. Di RS Mitra Sejati, para pengantar menyerahkan korban ke perawat.

Tak lama kemudian ada dua orang lainnya yang datang mengantarkan sepeda motor korban.

"Kami juga sudah identifikasi CCTV-nya memang betul. Korban diserahkan ke perawat. Ada beberapa barang (korban) yang hilang antara lain, tas berisi laptop, dompet, cincin, termasuk handphone korban," ujar Eko.

Karena kondisi luka parah, Golfrid dirujuk ke RS Adam Malik Medan. Tim dokter melakukan operasi pada Jumat (4/10). Pada Minggu (6/10), Golfrid meninggal dunia.

"Jadi kami sudah cek TKP, cek CCTV dan sebagainya. Kita masih cari tukang becak yang mengantar. Karena dia yang tahu korban ditemukan di flyover atas atau di bawah," jelas Eko.


Eko mengatakan korban keluar rumah pada Rabu (2/10) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Korban keluar dari rumah ke JNE. Kita juga masih cari tahu JNE mana, kemudian (pergi) ke daerah Marindal di sana ketemu orang. Dari situ korban kembali ke rumah. Di sini kita belum ketahui korban mungkin kecelakaan lalu lintas, mungkin dibunuh sebagainya," kata Eko.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com