detikNews
Senin 07 Oktober 2019, 13:04 WIB

Bupati Bogor Ingatkan ASN Tak Beri Suap demi Jabatan: Jangan Coba-coba!

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Bupati Bogor Ingatkan ASN Tak Beri Suap demi Jabatan: Jangan Coba-coba! Bupati Bogor Ade Yasin (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin mengingatkan jajaran ASN di wilayahnya jangan coba-coba memberi atau meminta suap demi jabatan. Dia mengaku tak akan membiarkan praktik jual-beli jabatan terjadi.

"Saya sampaikan, saya ingin rotasi mutasi itu murni karena itu hak pegawai. Tidak boleh ada satu pun yang coba-coba meminta sesuatu ketika berhubungan dengan kenaikan pangkat atau rotasi. Saya tidak akan memberikan tolerir ketika ada yang memberikan sesuatu ke orang lain," kata Ade saat menyerahkan SK kenaikan pangkat PNS periode 1 Oktober di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (7/10/2019).



Dia mengatakan tidak penting untuk memeras ASN yang sudah berbakti bagi Kabupaten Bogor. Menurutnya, hal itu haram dilakukan.

"Nggak penting bagi saya, memeras ASN, memeras yang sudah berbakti selama puluhan tahun ke Kabupaten Bogor hanya untuk jabatan. Tabu dan haram bagi saya untuk melakukan itu. Kalau ada apa-apa, yang minta sesuatu, laporkan ke saya," tegasnya.

"Jadi kalau ada mutasi, jangan grasak-grusuk, apalagi berusaha nyogok. Karena itu dilarang," sambungnya.

Ade mengatakan kalau ada anak buahnya yang ketahuan terlibat suap, akan ada tindakan tegas. Dia menyatakan pihak yang memberi dan menerima suap akan berhadapan dengan penegak hukum.

"Kalau ketahuan, dua-duanya kena. Yang ngasih kena, yang dikasih kena. Apalagi minta, itu bukan berhadapan dengan saber pungli, tapi berhadapan dengan Polres Bogor dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor," tuturnya.



Dia mengingatkan Kabupaten Bogor dekat dengan DKI Jakarta. Ada KPK dan Mabes Polri yang akan memantau seluruh ASN di Kabupaten Bogor.

"Banyak kepala daerah yang ditangkap gara-gara jual beli jabatan dan saya tidak sepadan kalau harus jual-beli jabatan. Tentunya, Bapak dan Ibu harus bisa menjalankan tugas secara optimal, yang sesuai visi-misi kami, Panca Karsa," pungkasnya.




Tonton juga video Agus Rahardjo soal KPK Jadi ASN: Transisinya Sangat Lama:

[Gambas:Video 20detik]





(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com