detikNews
Senin 07 Oktober 2019, 12:30 WIB

Bupati Bogor Ingatkan ASN: Tak Ada Santai, Harus Lari dan Kerja

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Bupati Bogor Ingatkan ASN: Tak Ada Santai, Harus Lari dan Kerja Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin memberikan pengarahan ke ASN, Senin (7/10/2019) Foto: Sachril Agustin Berutu-detikcom
Bogor - Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin mengingatkan para ASN di Pemkab agar optimal bekerja. Ade Yasin tak mau ada ASN yang bersantai.

"Katanya PNS santai, tapi di Kabupaten Bogor, tidak ada PNS yang santai. Semuanya harus berlari dan bekerja," kata Ade Yasin di gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (7/10/2019).

Peringatan Bupati Bogor ke jajarannya disampaikan saat penyerahan SK kenaikan pangkat PNS periode 1 Oktober. Ade Yasin mengingatkan adanya Gerakan Disiplin Daerah (GDD) untuk mengawasi PNS. GDD memantau PNS saat jam kerja juga istirahat.




"Jangan salahkan bupati kalau di jam kerja tiba-tiba ada Satpol PP yang GDD. Ini akan kita lakukan terus menerus tetapi waktu dan tempatnya tidak akan diberitahukan. Kalau ada PNS yang tertangkap GDD, itu termasuk pelanggaran," tegas Ade Yasin.

Ade menjelaskan, GDD dilakukan agar Pemkab Bogor dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pelayanan dengan profesional disebut sebuah tantangan.

"Untuk apa pukul 10.00 WIB di mal atau pasar. Jam segitu waktunya bekerja. Jam istirahat pun pukul 12.00 WIB, bukan jalan-jalan ke luar. Istirahat itu diisi dengan makan dan salat. GDD tidak hanya di Kabupaten Bogor saja, tapi bisa sampai ke kota. Namanya tugas, bisa ke wilayah lain," sambung Ade.

Selain itu, Ade Yasin mengingatkan agar para PNS yang pangkatnya dinaikkan memegang tanggung jawab, dedikasi dan loyalitas.

"Tanpa loyalitas mustahil pekerjaan bisa dikerjakan dengan baik. Tolong dilakukan pekerjaan itu dengan amanah sehingga masyarakat melihat bahwa kenaikan pangkat saudara benar-benar bisa memberikan manfaat yang signifikan. Bukan hanya sekedar predikat atau atribut saja," tutur dia.

Pemkab Bogor menaikkan pangkat 490 PNS. Ada 216 SK golongan 4, 199 SK golongan 3, 70 SK golongan 2 dan 5 SK golongan 1.




Tonton juga video Heboh Polantas Pengaman Jalur Jokowi Tendang Ojol di Bogor:

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com