Aceh Punya Qanun Perburuan Satwa Dilindungi, Pemburu Bakal Dihukum Cambuk

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 07 Okt 2019 11:18 WIB
Ilustrasi perburuan satwa dilindungi (Foto: Agung Pambudhy)
Banda Aceh - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh telah mengesahkan qanun Aceh tentang Pengelolaan Satwa Liar. Dalam qanun ini, pemburu satwa dilindungi bakal dikenakan hukuman tambahan berupa cambuk sebanyak 100 kali.

Qanun Pengelolaan Satwa ini disahkan dalam rapat paripurna terakhir anggota DPR Aceh periode 2014-2019 pada Minggu (27/9/2019) lalu. Setelah disahkan, qanun ini akan disosialisasikan lebih dulu dan baru efektif berlaku pada 2020 mendatang.



Mantan Ketua Komisi II DPRA periode lalu sekaligus inisiator qanun ini, Nurzahri, mengatakan, qanun ini dibikin setelah adanya dorongan dari berbagai pihak khususnya pegiat lingkungan di Aceh. Dorongan itu didasari banyaknya kasus perburuan satwa namun kasusnya tidak diungkap dengan tuntas.

"Kita Pemprov Aceh dan DPRA merumuskan (qanun) untuk mengambil tanggung jawab pengelolaan kawasan hutan tersebut dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi," kata Nurzahri saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/10/2019).

Selanjutnya
Halaman
1 2