detikNews
Minggu 06 Oktober 2019, 09:56 WIB

PD Nilai Gelar Muslim Berpengaruh di Dunia Bisa Jadi Cambuk bagi Jokowi

Haris Fadhil - detikNews
PD Nilai Gelar Muslim Berpengaruh di Dunia Bisa Jadi Cambuk bagi Jokowi Didi Irawadi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menilai masuknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke 'top 50' dalam daftar 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia menjadi kehormatan bagi Indonesia. Namun gelar itu harus bisa menjadi cambuk bagi Jokowi untuk menuntaskan persoalan bangsa.

"Penghargaan ini tentunya harus bisa menjadi cambuk sekaligus menjadi tantangan bagi Jokowi untuk bisa berbuat dan memberi solusi yang terbaik terhadap persoalan-persoalan yang sedang dihadapi negeri ini saat ini," ujar Wasekjen Demokrat Didi Irawadi, Sabtu (5/10/2019) malam.



Sejumlah persoalan yang dinilainya sedang dihadapi Indonesia antara lain masalah Papua, rencana pindah ibu kota, BPJS, dan gelombang protes terkait revisi UU KPK. Didi menilai masalah-masalah tersebut adalah ujian yang sesungguhnya dihadapi Jokowi.

"Inilah ujian yang riil dan sesungguhnya, kepemimpinan beliau sedang diuji di sini. Jika persoalan-persoalan di atas bisa diatasi dan dilalui maka akan memberi nilai paripurna penghargaan yang telah diterima sebelumnya," ucap Didi.



The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) kembali menempatkan nama Jokowi dalam urutan ke-13 dari 500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Hal itu dimuat dalam buku 'The Muslim 500: The World's 500 Most Influental Muslims 2020', yang bisa didapat dari situs resmi The Muslim 500, seperti diakses detikcom, Sabtu (5/10).

RISCC atau Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan merupakan lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam yang berkedudukan di Amman, Yordania. Dalam daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019, Jokowi berada di urutan ke-16, yang artinya naik tiga peringkat pada 2020.


Counter TGB Tudingan Jokowi Tidak Pro-Islam:

[Gambas:Video 20detik]

PD Nilai Gelar Muslim Berpengaruh di Dunia Bisa Jadi Cambuk Bagi Jokowi



(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com