Gerindra Ingin Posisi Jokowi di Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia Terus Naik

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 06 Okt 2019 09:32 WIB
Habiburokhman (Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Gerindra mengapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang masuk daftar tokoh muslim berpengaruh di dunia. Gerindra berharap hal tersebut membawa pengaruh baik bagi presiden.

"Kalau Presiden kita dianggap salah satu tokoh muslim berpengaruh ya kita sebagai rakyat ikut apresiasi. Kami berharap hal tersebut bisa membawa pengaruh baik bagi Presiden dalam menjalankan tugasnya," kata Ketua DPP Gerindra Habiburokhman, Minggu (6/10/2019).
Dia mengatakan saat ini negara tengah diuji dengan persoalan besar seperti konflik di Papua dan penolakan sejumlah UU oleh elemen masyarakat. Habiburokhman berharap masalah itu bisa selesai dan ke depannya posisi Jokowi dalam tokoh muslim berpengaruh terus naik.

"Saat ini bangsa kita tengah diuji dengan psrsoalan persoalan besar seperti konflik di Papua dan penolakan berbagai UU oleh masyarakat sipil, semoga semua bisa cepat selesai. Ke depan kita ingin peringkat tersebut terus naik," ucapnya.

Jokowi kembali masuk dalam daftar 500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Penyelenggara daftar 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia ini adalah Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC) yang merupakan lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, yang berkedudukan di Amman, Yordania.
Buku The Muslim 500: The World's 500 Most Influental Muslims 2020, itu didapat dari situs resmi The Muslim 500, seperti diakses detikcom, Sabtu (5/10). RISCC menyatakan pemilihan orang dalam publikasi daftar 500 tokoh muslim berpengaruh ini bukan berarti dalam rangka mendukung pandangan mereka. RISCC hanya mengukur sejauh mana pengaruh dari orang-orang tersebut.

Jokowi dalam buku ini menempati urutan ke-13. Dalam daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019, Jokowi berada di urutan ke-16, yang artinya Jokowi naik tiga peringkat pada 2020. (haf/haf)