TNI Jelaskan Janji Jokowi Soal Jabatan Baru Buat 300 Perwira Tinggi

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 06 Okt 2019 09:31 WIB
Foto: Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi. (Dok Mabes TNI)
Jakarta - Kapuspen TNI, Mayjen Sisriadi, menjelaskan soal janji Presiden Jokowi memberikan 450 jabatan baru untuk kolonel dan 300 jabatan baru untuk perwira tinggi TNI. Sisriadi menyebut para perwira itu mengisi jabatan di satuan baru yang sudah diamanatkan Perpres.

"Yang disampaikan Presiden kemarin itu bukan langkah yang akan, tapi yang sudah dilakukan oleh pemerintah," kata Sisriadi saat dihubungi, Minggu (6/10/2019).



Amanat itu, sebut Sisriadi sudah tercantum dalam Perpres 10 tahun 2010 dan Perpres 62 tahun 2016. Ia menyebut perpres tersebut terkait peresmian satuan-satuan baru di TNI.

"Itu terkait peresmian satuan-satuan baru yang sudah diamanatkan oleh Perpres 10 tahun 2010 dan Perpres 62 tahun 2016," ucap Sisriadi.

Satuan-satuan baru tersebut termasuk satu Koarmada, satu Koops AU, satu Divisi Infranteri baru, pembentukan tiga Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) dan satuan lainnya. Selain itu, Sisriadi menyebut beberapa Korem juga akan dijabat oleh Brigjen TNI.

"Dengan adanya organisasi baru tersebut, dengan sendirinya bertambah jabatan Kolonel dan Pati. Selain itu, ada peningkatan beberapa Korem yang semula dijabat Kolonel menjadi Brigjen yang dengan sendirinya juga akan menambah jabatan Kolonel," ujar Sisriadi.



Sebelumnya Jokowi menjanjikan akan mendukung profesionalisme TNI saat HUT TNI ke-74. Dia mengatakan pemerintah saat ini telah menambah jabatan baru untuk para perwira tinggi TNI.

"Pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung profesionalisme TNI, pemerintah juga telah menambahkan 60 jabatan perwira tinggi baru untuk mengoptimalkan peran prajurit," ujarnya.

"Pemerintah saat ini harmonisasi rancangan peraturan presiden tentang organisasi TNI yang akan menambah lebih dari 450 posisi baru untuk perwira berpangkat kolonel dan 300 lebih posisi baru untuk perwira tinggi TNI," sambung Jokowi. (maa/haf)