TNI Sebut Kasus Laksda (Purn) Sony Santoso Ranah Polisi

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 05 Okt 2019 14:59 WIB
Foto: Adhi Indra Prasetya/detikcom
Jakarta - Laksda (Purn) Sony Santoso ditangkap polisi karena diduga hendak membuat situasi kerusuhan lewat Aksi Mujahid 212. Pihak TNI menyebut kasus mantan caleg Partai Berkarya itu merupakan ranah kepolisian.

"Coba tanyakan ke POM AL. Saya nggak ngerti di mana orang itu (Sony Santoso). Kalau saya bilang saya tahu, kan bohong. (Kasus Sony) itu bukan concern TNI. Artinya, itu bukan concern TNI, sudah purna," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi saat dimintai keterangan terkait perkembangan kasus Sony seusai acara HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Sisriadi, Sony kembali menjadi warga sipil setelah pensiun sehingga permasalahan hukum yang menjeratnya berproses di kepolisian.

"Kembali sipil. Ranahnya ranah, artinya ditangani oleh polisi," jawab dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo sebelumnya mengatakan polisi sudah berkoordinasi dengan POM AL soal kasus yang menimpa pensiunan perwira tinggi AL tersebut.

"Iya, benar (ada pensiunan TNI yang diamankan bernama Sony Santoso)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Senin (30/9).

"Intinya, untuk yang pensiunan TNI itu, Polda Metro sudah sejak awal dalam penyelidikan bersama dengan Pomal," sambung Argo.




HUT Ke-74 TNI, Alutsista Melenggang dengan Gaya:

[Gambas:Video 20detik]

(aan/bar)