detikNews
2019/10/05 13:03:19 WIB

KLHK Segel Perusahaan di Sumsel Yang Sebabkan Kabut Asap di Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Halaman 2 dari 2
KLHK Segel Perusahaan di Sumsel Yang Sebabkan Kabut Asap di Jambi Foto: Ferdi Almunanda/detikcom

Kabut asap dampak karhutla itu juga memyebabkan beberapa transportasi penerbangan terganggu, pendidikan sekolah lumpuh bahkan kabut asap yang terjadi di tahun 2019 ini juga menyebabkan beberapa orang meninggal dunia diduga korban dari kabut asap karhutla yang ada.

Saat ini, KLHK RI terlihat serius dalam menangani kasus karhutla yang terjadi dilahan-lahan milik perusahaan di Indonesia. Bahkan dari 66 perusahaan yang disegel 20 di antarannya merupakan perusahaan modal asing.



"Nanti akan kami panggil semua pihak terkait yang lahannya kami segel. Kami panggil untuk dimintai keterangan, lalu penanggung jawab perusahaan karena lahannya terbakar. Bagi korporasi yang lahannya terbakar ini akan dikenai berbagai instrumen baik itu berupa penegakan hukum administrasi, pencabutan izin, ganti rugi dan bahkan pidana terhadap perorangan dan korporasinya,'' terang Sugeng.

"Perusahaan yang lahannya terbakar akan dijerat dengan UU 32 Tahun 2009 tentang perlindungan lingkungan hidup, UU 41 tahun 1999 tentang kehutanan, dan berbagai UU lainnya,'' lanjutnya.

Sementara untuk diwilayah Sumsel 8 perusahaan yang telah disegel KLHK RI ialah PT HBL, PT WAJ, PT MBJ, PT DIL, PT TIAN, PT DGS dan PT LPI serta terakhir PT TCP. Kemudian di Provinsi Jambi KLHK RI juga menyegel tujuh perusahaan yaitu PT Mega Anugerah Sawit (MAS), PT Bara Eka Prima (BEP), PT Kasuari Unggul (KU), PT PBP, PT PDIW, PT Alam Bukit Tigapulu (ABT) dan PT Ricky Kurniawan Kertapersada (RKK)

Tidak hanya KLHK RI, Polda Jambi juga telah menetapkan puluhan tersangka karhutla dari individu dan dua dari korporasi yaitu PT PT Mega Anugerah Sawit di Kabupaten Muaro Jambi dan PT Dewa Sawit Sari Persada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
(aan/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com