Istana: Presiden Masih Pertimbangkan Perppu KPK

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 05 Okt 2019 10:45 WIB
Foto: Yulida/detikcom
Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ifdhal Kasim menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mempertimbangkan terkait Perppu KPK. Ifdal menyebut Jokowi masih mempertimbangkan sejumlah usulan dari akademisi maupun partai politik pendukungnya.

"Sekarang presiden dengan meninjau seluruh argumen yang ada sehingga beliau akan memutuskan akan mengeluarkan perlu atau tidak (Perppu KPK). Sekarang belum ada konklusi," kata Ifdhal, dalam diskusi bertajuk Perppu KPK di antara Tekanan Publik dan Jepitan Partai Politik, di Gado Gado Boplo Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019).



Ifdhal mengatakan Jokowi sebelumnya telah bertemu para tokoh akademisi maupun dari partai politik pendukung. Akan tetapi, menurutnya Jokowi masih mempertimbangkan unsur kegentingan dan hal yang memaksa perlunya diterbitkan Perppu KPK.

Ia menyebut dalam aturan MK, kegentingan yang dimaksud adanya kekosongan hukum, ada hukum yang tidak baik dan harus diganti. Menurutnya, Jokowi akan mempertimbangkan seluruh masukan dari seluruh pihak terkait penerbitan Perppu KPK.
Selanjutnya
Halaman
1 2