MUI Persilakan Ahmadiyah Rayakan Idul Fitri
Rabu, 02 Nov 2005 01:01 WIB
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempersilakan jemaah Ahmadiyah untuk merayakan hari raya Idul Fitri 1426 Hijriyah. Namun, MUI menghimbau agar jemaah Ahmadiyah tidak menjalankan salat Id secara ekslusif dan tersendiri."Kami menghimbau merea tidak memakai label apa pun dan tidak harus berhimpun dalam satu kelompok tertentu. Mereka kami serukan untuk berbaur. Tidak ada salat Id untuk Ahmadiyah, tapi salat Id untuk umat Islam," kata Sekretaris Umum MUI Ichwan Sam di Kantor MUI di Mesjid Istiqal, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (1/11/2005).Menurut M Ichwan, dalam merayakan Idul Fitri tidak ada lagi label Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Ahmadiyah. Semua bergabung atas nama Islam.Mengenai sikap MUI yang memandang Ahmadiyah sebagai aliran sesat, M Ichwan meminta agar jangan dipandang sebagai perbedaan. MUI berprinsip ada masalah dasar yang menurut ulama menyimpang.
(ary/)











































