detikNews
2019/10/04 16:47:59 WIB

Riset Oxford: Nilai Kontrak Buzzer Indonesia Rp 1 Juta-Rp 50 Juta

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Riset Oxford: Nilai Kontrak Buzzer Indonesia Rp 1 Juta-Rp 50 Juta Foto ilustrasi (Gettyimages)
Jakarta - Menurut penelitian dari Universitas Oxford, buzzer politik atau tentara siber (cyber troops) di negara ini ternyata masih tergolong kasta rendah bila dibandingkan dengan buzzer negara lain. Namun, nilai kontrak buzzer bisa mencapai Rp 50 juta.

"Meski ada keterbatasan informasi publik terkait ukuran dan operasi tim pasukan siber, kami dapat mulai menyusun gambaran tentang berapa banyak uang yang mereka anggarkan, bagaimana mereka bekerja sama, dan jenis kapasitas organisasi serta perilaku yang mereka jalankan," tulis penelitian itu, dilansir dari situs resmi Oxford Internet Institute, Jumat (4/10/2019).



Penelitian itu bertajuk 'The Global Disinformation Order: 2019 Global Information of Organized Social Media Manipulation' atau 'Orde Disinformasi Global: Informasi Global tentang Manipulasi Media Sosial Terorganisir 2019'. Penelitian ini adalah karya Samantha Bradshaw dan Philip N Howard dari Universitas Oxford.

Pasukan siber dalam penelitian ini dimaknai sebagai, "Aktor-aktor pemerintah atau parpol yang ditugasi untuk memanipulasi opini publik secara online." Jadi penelitian ini memang mengkhususkan diri pada buzzer yang spesifik, yakni buzzer politik.

Kapasitas pasukan siber di Indonesia masuk dalam kasta rendah. Di sini, ada tiga kasta kapasitas pasukan siber yakni kapasitas minimal, rendah, medium, dan tinggi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com