Federasi SP BUMN Masih Inginkan Sugiharto Jadi Menteri
Selasa, 01 Nov 2005 16:49 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan telah selesai melakukan evaluasi atas kinerja menteri-menterinya. Isu reshuffle pun mengemuka, termasuk menimpa Menneg BUMN Sugiharto. Namun Federasi Serikat Pekerja BUMN menganggap Sugiharto masih layak jadi menteri.Demikian disampaikan oleh Ketua Majelis Federasi Serikat Pekerja BUMN Zubeir Halim saat jumpa pers di Hotel Saripan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (1/11/2005).Pernyataan Zuberi Halim ini sebagai tanggapan atas pernyataan LBH BUMN yang diketuai oleh FX Arief Poyuono yang menuding kinerja Sugiharto buruk.Federasi Serikat Pekerja BUMN ini menitikberatkan indikator kinerja Sugiharto yang dinilai baik pada dua hal utama. Pertama, hingga saat ini masih belum ada BUMN yang diprivatisasi, bahkan ada keinginan dari menteri untuk mengambil alih BUMN yang telah dijual. Kedua, Sugiharto dianggap sososk yang religius dan bijaksana karena mampu bersikap terbuka mendengarkan aspirasi serikat pekerja dan karyawan.Zubeir menilai, tindakan Sugiharto yang tidak memprivatisasi BUMN dengan mencoba menaikkan dividen dan ternyata meningkat dua kali lipat merupakan hal yang sangat baik.Selain itu, katanya, sikap Sugiharto yang mengakomodir aspirasi serikat pekerja dapat dilihat dari tanggapannya terhadap tunjangan hari tua (THT). Kasus THT ini sempat menimbulkan masalah di Angkasa Pura I karena tunjangan itu diubah menjadi asuransi yang dapat memberatkan karyawan.Dukungan dari Federasi Serikat Pekerja ini akan dibawa ke Wapres Jusuf Kalla. Federasi ini mengklaim membawahi sekitar 92 serikat pekerja BUMN.
(san/)











































