Tata Cara Sholat Hajat dan Doanya yang Mustajab

Lusiana Mustinda - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 04:59 WIB
Sholat hajat. Foto: Ilustrasi Denny Putra/detikcom


1. Niat sholat hajat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى


Ushallī sunnatal hājati rak'ataini adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya, "Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT."

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan Surat Al-Fatihah, kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an

4. Rukuk sambil membaca tasbih tiga kali

5. Iktidal

6. Sujud yang pertama membaca tasbih tiga kali

7. Duduk di antara dua sujud

8. Sujud yang kedua sambil membaca tasbih tiga kali

9. Setelah rakaat yang pertama, lakukan rakaat kedua seperti cara di atas. Kemudian tasyahud akhir. Setelah itu membaca salam dua kali

10. Jika dilakukan sebanyak empat rakaat dengan satu salam, setelah dua rakaat langsung berdiri tanpa memakai tasyahud awal. Lanjutkan rakaat ketiga dan keempat lalu tasyahud akhir dan membaca salam dua kali.


Doa Sholat Hajat....


Dikutip dari islam.nu.or.id, setelah sholat hajat dianjurkan untuk membaca doa:

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Artinya, "Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana," (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103-104).


Tata cara sholat hajat meminta keturunan setelah membaca doa ini, dianjurkan doa sendiri dengan menyebutkan hajat (keinginan) khususnya. Selain untuk memperoleh keturunan, sholat hajat juga bisa dilakukan untuk meminta apapun yang diinginkan kepada Allah SWT.




(lus/erd)