Bikin Kejutan di HUT TNI, Polisi 'Serbu' Kodim Bireuen Aceh

Bikin Kejutan di HUT TNI, Polisi 'Serbu' Kodim Bireuen Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 04:09 WIB
Bikin Kejutan di HUT TNI, Polisi Serbu Kodim Bireuen Aceh
Jajaran Polres Bireuen 'menyerbu' Kodim Bireuen untuk memberikan selamat HUT TNI. (Foto: Agus Setyadi/detikcom)
Bireuen - Puluhan anggota Polantas Polres Bireuen, Aceh 'menyerbu' Kodim 0111/Bireuen untuk memberi ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-74. Suasana tegang sempat terjadi di pos penjagaan Kodim Bireuen.

Iring-iringan mobil Polantas yang menyalakan rotator biru serta satu unit truk trado meluncur ke Kodim Bireuen, Jumat (4/10/2019) dini hari. Ketika tiba di depan Kodim, seluruh kendaraan dinas Polantas kompak menghidupkan sirene.




SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas piket membangunkan prajurit Kodim dengan tergesa-gesa. Tiba-tiba dari atas trado, personel Polantas memainkan alat musik sembari menyanyikan lagu Jamrud berjudul Selamat Ulang Tahun.

Suasana berubah menjadi riuh dan ramai. Prajurit TNI beserta Komandan Kodim keluar dari rumah dinas. Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan bersama pejabat Polres Bireuen turun dari kendaraan dinas sambil membawa kue ulang tahun dan nasi tumpeng.

"Ini bentuk perhatian dari Polri atas dedikasi TNI kepada rakyat, di mana profesionalisme TNI menjadi modal utama dalam menjadi garda terdepan bersama Polri melindungi NKRI," kata Gugun di lokasi.

Bikin Kejutan di HUT TNI, Polisi 'Serbu' Kodim BireuenJajaran Polres Bireuen juga membawa kue ulang tahun (Foto: Agus Setyadi/detikcom)




Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bireuen Iptu Sandy Titah Nugraha mengatakan, kejutan tersebut rencananya digelar pada Sabtu (5/10) dini hari atau pas pada peringatan HUT TNI. Namun karena kegiatan TNI sangat padat, akhirnya perayaan digelar malam ini.



"Harapannya adalah agar TNI-Polri terus solid dalam melaksanakan tugas, mengawal NKRI, dan menyatukan seluruh rakyat. Sebab saat ini, ada pihak-pihak yang mencoba mengusik kebersamaan TNI-Polri, untuk melemahkan kedua institusi agar mudah memecah NKRI," kata Sandy.
Halaman 2 dari 2
(agse/zak)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads