detikNews
2019/10/03 23:57:55 WIB

Gerindra Lepas Kursi Ketua MPR, Muzani Ungkap Komunikasi Prabowo-Mega

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gerindra Lepas Kursi Ketua MPR, Muzani Ungkap Komunikasi Prabowo-Mega Ahmad Muzani (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menjelaskan perihal komunikasi antara Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang membuat Fraksi Gerindra melepas kursi Ketua MPR. Muzani mengatakan komunikasi tersebut dilakukan pada detik-detik terakhir.

"Jadi Pak Prabowo komunikasi dengan Bu Mega detik-detik terakhir sebelum dilakukannya keputusan tentang ini," kata Muzani di gedung Nusantara, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Muzani menjelaskan, dalam komunikasi tersebut, Prabowo meminta Megawati memberikan dukungan kepada Fraksi Gerindra dalam memperebutkan kursi Ketua MPR. Prabowo, kata dia, menyampaikan kepada Megawati perlunya keseimbangan politik dalam nasional.


"Komunikasi dimaksud tentang perihal Ketua MPR di mana Pak Prabowo meminta kepada Ibu Mega agar diberikan kepada Gerindra. Pak Prabowo meminta Ibu Mega kalau memungkinkan PDIP mau memberikan support dan dukungan kepada kader Gerindra menjadi Ketua MPR," ujarnya.

Politikus Gerindra itu mengungkapkan, dalam komunikasi tersebut, Megawati mengaku sulit menolak. Namun, karena proses pemilihan Ketua MPR sudah hampir final, dukungan PDIP kepada Gerindra sulit diberikan. Karena itu, kata Muzani, Megawati meminta Prabowo menerima proses yang sudah terjadi.

"Bu Mega terus terang, agak sulit untuk menolak ini, tetapi bagaimana cara menerima ini karena proses sudah berlangsung hampir matang begitu sehingga agak sulit untuk berputar ke belakang. Karena itu, Ibu Mega memohon pengertian Pak Prabowo agar bisa menerima proses ini dengan baik dan menjaga MPR dengan musyawarah untuk mufakat. Meskipun Ibu Mega sepenuhnya menyerahkan keputusan ini kepada Prabowo kemudian sebagai partai yang mandiri," ungkap Muzani.

Kendati demikian, Muzani enggan menjelaskan komunikasi dilakukan lewat telepon atau tatap muka. Pun saat ditanya, melalui apa komunikasi dilakukan, dia hanya menjawab lewat Jakarta.


"(Komunikasi) lewat Jakarta," katanya.

Muzani kemudian juga menjelaskan pertemuan dirinya dengan Prabowo sebelum paripurna pemilihan Ketua MPR berlangsung. Dia mengungkapkan, dirinya melapor kepada Prabowo terkait pembicaraannya bersama PAN, PKS, dan Demokrat terkait kursi Ketua MPR.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com