Lebaran Lebih Susah, SBY Mohon Maaf Lahir Batin

Lebaran Lebih Susah, SBY Mohon Maaf Lahir Batin

- detikNews
Selasa, 01 Nov 2005 15:37 WIB
Jakarta - Layaknya Lebaran, permohonan maaf lahir batin pun tak terkecuali diucapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia memahami Lebaran tahun ini dirasakan lebih berat bagi sebagian besar masyarakat karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)."Presiden mengucapkan selamat Idul Fitri dan mohon maaf lahir batin kepada seluruh rakyat Indonesia yang beragama Islam, baik yang berada di tanah air maupun di manca negara," kata Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (1/11/2005).SBY juga mengucapkan selamat bersilaturahmi bersama keluarga dan handai taulan. Tradisi silaturahmi itu diharapkan memperkuatkan tali persaudaraan. "Bagi yang mudik, SBY berpesan agar hati-hati di jalan dan mendoakan agar selamat sampai tujuan," kata Andi.Lebaran Lebih SusahSBY, kata Andi, memahami bagi sebagian besar masyarakat, hari raya tahun ini terasa lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan harga BBM telah menambah tinggi inflasi yang sebenarnya rutin terjadi akibat naiknya harga barang-barang kebutuhan setiap menjelang hari-hari besar.Menurut laporan, inflasi bulan Oktober 2005 mencapai lebih dari 17 persen. Ini jauh lebih tinggi dibanding perkiraan pemerintah yang hanya 9 persen. SBY telah minta Menko Perekonomian Aburizal Bakrie mengambil langkah mengatasi kenaikan inflasi tersebut."Mudah-mudahan puasa yang kita jalankan melatih kita bersabar dan tabah terhadap segala tantangan. Insya Allah badai pasti berlalu. Tahun depan kita bisa merayakan Lebaran dalam situasi lebih baik lagi," kata Andi.Sementara mengenai rencana berlebaran di Poso, hingga kini SBY belum bisa memastikan. Pelaksanaan rencana itu tergantung pada perkembangan stabilitas keamanan. SBY masih terus mengevaluasi laporkan Kapolri, Kepala BIN, Panglima TNI dan pejabat TNI terkait lainnya. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads