Round-Up

Teka-teki Motif 6 Polisi Bawa Senpi Tangani Demo di Kendari

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 20:23 WIB
Foto: Kapolda Sultra, Brigjen Merdisyam (kiri) bersama Karo Provost Divisi Propam Mabes Polri, Brigjen Hendro Pandowo (kanan)- (Siti-detik)
Foto: Kapolda Sultra, Brigjen Merdisyam (kiri) bersama Karo Provost Divisi Propam Mabes Polri, Brigjen Hendro Pandowo (kanan)- (Siti-detik)


Hal ini menjadi perhatian serius Kompolnas. Komisioner Kompolnas Andrea H Poelongan, mengatakan akan menunggu hasil investigasi Polri.

"Prinsipnya Kompolnas sangat memperhatikan masalah tersebut. Kompolnas masih menunggu hasil akhir dari penyelidikan yang dilakukan oleh Polri," kata Andrea saat dihubungi terpisah.

Andrea mengatakan pihaknya juga akan melakukan klarifikasi terkait kasus ini. Jika terbukti, Kompolnas menilai keenam polisi itu bisa dihukum.

"Ke depan sebaiknya jika melanggar perintah pimpinan sebaiknya selain dihukum berdasarkan Kode Etik Profesi Polri perlu diberikan larangan untuk ditugaskan yang berhubungan dalam masyarakat secara langsung," tutur Andrea.



Pemeriksaan terhadap polisi tersebut berkaitan dengan tewasnya dua mahasiswa dari UHO, yakni Randi (21) dan Yusuf Kardawi (19) saat demo ricuh di DPRD Sultra, pada Kamis (26/9) lalu.

Berdasarkan hasil autopsi, Randi meninggal karena tembakan pada ketiak kiri yang menembus hingga dada kanan. Yusuf tewas akibat benda tumpul.


Simak Video "Ternyata 6 Polisi Bawa Senpi saat Amankan Demo di Kendari!"

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(rvk/jbr)