Polwan yang Terpapar Radikalisme Diduga Berafiliasi ke ISIS

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 17:05 WIB
Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra (Audrey Santoso/detikcom)
Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra (Audrey Santoso/detikcom)
Jakarta - Bripda Nesti Ode Samili ditangkap untuk kedua kali oleh kepolisian karena diduga terpapar paham radikal. Bripda Nesti diduga berkiblat pada kelompok radikal Islamic State of Iraq dan Syria (ISIS).

"Diduga terafiliasi dengan ISIS. Masih dilakukan pendalaman," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).


Sebelumnya Asep membenarkan Bripda Nesti kembali ditangkap. Pertama kali oleh Polda Jawa Timur saat dia mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dan hendak ke Surabaya. Kali ini, Bripda Nesti kembali ditangkap oleh Densus 88 Antiteror, tapi Asep mengaku belum mendapatkan data lengkap terkait kronologi penangkapan kedua.

"Ini sudah dua kali dia diamankan karena terpapar paham radikal. Yang (penangkapan pertama) pertama dilakukan pendalaman Densus 88," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2