Ini Salah Ketik dalam UU KPK Baru yang Bikin Jokowi Belum Teken

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 16:23 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Presiden Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - UU KPK yang baru sudah disetor ke Istana. Namun aturan itu belum diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena masih ada salah penulisan atau typo.

Dilihat detikcom, Kamis (3/10/2019), kesalahan penulisan itu salah satunya ditemukan di Pasal 29. Pimpinan KPK ditulis harus memenuhi persyaratan paling rendah 50 tahun (tertulis dalam angka). Namun angka dan keterangan di dalam kurung tidak ditulis sama. Keterangan dalam bentuk tulisan menyebutkan 'empat puluh tahun'.


Berikut ini selengkapnya:

Pasal 29

Untuk dapat diangkat sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. warga negara Republik Indonesia;
b. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
c. sehat jasmani dan rohani;
d. berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman paling sedikit 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan dan perbankan;
e. berusia paling rendah 50 (empat puluh) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada proses pemilihan;

Kesalahan Penulisan dalam UU KPK baruKesalahan Penulisan dalam UU KPK baru (Foto: Istimewa)

Selanjutnya
Halaman
1 2