Manuver-manuver NasDem 'Melangkahi' PDIP

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 02 Okt 2019 17:27 WIB
Foto: Jokowi Berikan Kuliah Umum ABN Nasdem (Rengga Sancaya)


4. Kader PDIP dibajak NasDem

Beredar isu santer banyak kerenggangan Megawati dengan Surya Paloh ini lantaran NasDem kerap membajak kader PDIP. Isu ini juga ditangkap oleh pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio.

"Megawati isunya kecewa, banyak kepala daerah PDIP pindah ke NasDem. Jadi dianggap menelikung, membajak kader terbaiknya. Jadi mungkin saja ada perang dingin yang panjang," ujar Hendri Satrio saat dihubungi detikcom, Rabu (2/10).


Menurut catatan detikcom memang ada beberapa kader PDIP yang kemudian berpindah ke Partai NasDem. Dari mulai anggota DPRD sampai Gubernur. Salah satunya adalah Ketua DPRD Gunungkidul, Suharsono. Saat itu, ketika ingin maju jadi caleg DPRD DIY, nama Suharsono dicoret dengan alasan yang tak jelas. Karena kecewa, dia pun kemudian ditampung oleh Partai NasDem.

"Saya akan segera mengundurkan diri dari dewan (Ketua DPRD Gunungkidul) agar semua baik. Partai sudah mengajukan agar saya diberhentikan, dan itu saya respon baik," kata Suharsono kepada detikcom, Selasa (17/7/2018).

Tak hanya Suharsono saja. Sebelumnya, pada tahun 2012, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Sriyono juga berpindah ke Partai Nasdem. Kemudian pada tahun 2018, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang tadinya kader PDIP, juga berpindah ke NasDem.
Halaman

(rdp/tor)