Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar mengatakan rombongan pelajar ini sudah termonitor sejak siang. Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka masuk ke arah Titi Gantung dan melakukan perusakan.
"Kemudian membuat rusuh dan kita lakukan pengamanan," kata Sonny kepada awak media di kawasan Lapangan Merdeka Medan, Rabu (2/10/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum diamankan, para pelajar ini sudah diimbau untuk bubar dan pulang ke rumah masing-masing. Namun, imbauan oleh petugas tidak diindahkan.
Tiba-tiba saat polisi datang, para pelajar melakukan pelemparan. Polisi langsung mengamankan mereka.
"Kita geledah tasnya, ditemukan batu, kunci-kunci kunci pas, obeng. Di HP yang kita sita ada ajakan untuk berbuat rusuh dan berbuat onar," ucapnya.
Polisi belum mengetahui motif dari aksi para pelajar itu. Para pelajar dibawa ke Polrestabes Medan untuk diperiksa.
"Kita belum tahu motifnya. Kita lihat dulu nanti diperiksa dulu. Mereka pelajar, ada yang SMA, SMP dan ada juga yang non pelajar. Kita akan tetap lakukan patroli deteksi dimana tempat mereka kumpul," ujarnya.
Halaman 2 dari 2











































