Pakar gestur Handoko Gani menjelaskan analisanya terkait adegan ketika Megawati yang tidak menyalami Surya Paloh dan malah melengos. Menurutnya, sikap melengos Megawati ini adalah respon dari gestur Surya Paloh.
"Sebelum melengos ini, saya berhipotesis bahwa gerakan melengos ini lebih disebabkan karena gestur Surya Paloh. Bagi Bu Mega, gestur tersebut mungkin dianggap sebagai penolakan duluan oleh Surya Paloh. Sayangnya, kita yang tidak melihat visual ekspresi Surya Paloh tidak bisa mengambil kesimpulan," kata Handoko Gani kepada detikcom, Rabu (2/10/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lantas membahas gestur Surya Paloh saat duduk kembali. Menurutnya, gestur saat duduk ini berisi kemarahan. Selain itu, dia menduga, pemicu gestur ini adalah melengosnya Megawati.
"Gerakan duduk ini adalah gerakan respon atas sebuah aksi sebelumnya. Gerakan ini berisi emosi marah. Dan yang namanya marah, pasti ada pemicunya. Jadi, pemicu Surya Paloh duduk begini adalah melengosnya Bu Mega dan pemicu Bu Mega melengos dan sejumlah ekspresi/ gerakan mengabaikan Surya Paloh adalah tidak adanya gerakan penyambutan jabat tangan, sapaan, atau apapun itu dari Surya Paloh saat momen 00:04 dan 00:03, di mana sekali lagi bisa jadi karena salah paham," tuturnya.
![]() |
Kendati demikian, dia tidak bisa menduga-duga soal apa yang terjadi antara Surya Paloh dan Megawati sebelum peristiwa ini. Dia tidak bisa menebak, apakah keduanya memang berselisih sebelumnya.
"Saya tidak bisa memprediksi ataupun berspekulasi bahwa sebelumnya memang Bu Mega atau Pak Surya Paloh memang berselisih sehingga memudahkan munculnya gestur penolakan vs gestur kemarahan ini," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, peristiwa Megawati yang tak bersalaman dengan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Surya Paloh terjadi di dalam Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Selasa (1/10). Dilihat detikcom dalam potongan video Kompas TV pada Rabu (2/10/2019), Megawati tampak menyalami beberapa politikus yang hadir pula di sana. Meskipun AHY tidak bersalaman dengan Megawati, dia sempat menjura (bersalam dada) ke arah Megawati.
Megawati kemudian menyalami politikus Golkar, Rizal Malarangeng. Di sebelah kanan Rizal, ada Surya Paloh dalam posisi berdiri. Bos Media Group itu hanya berdiri, tak menjulurkan tangan untuk bersalaman ke arah Megawati. Tangannya terjuntai, badannya juga tak membungkuk.
Sementara Megawati menoleh ke arah lain, seolah-olah menatap sesuatu, sambil tetap berjalan melewati Surya Paloh yang kembali bergerak duduk. Megawati lalu bersalaman dengan Wapres Terpilih KH Ma'ruf Amin lalu Ketum PPP Suharso Monoarfa.
Halaman 2 dari 2