"Kalau untuk Formula E ada jenis aspal tersendiri. Ada aspal tersendiri, digunakan untuk kendaraan berkecepatan tinggi. Kemudian berbelok-belok. Ada jenisnya sendiri," kata Anies di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Rabu (2/10/2019).
Untuk itu nantinya aspal jalanan akan direnovasi. Anies menyebut pihak penyelenggara Formula E meminta agar setidaknya urusan renovasi itu tuntas sebulan sebelum pelaksanaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk lokasi jalanan mana yang akan diperbaiki, Anies belum membeberkannya. Sebelumnya Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto, menyampaikan soal pekerjaan proyek Formula E yang akan dimulai pada akhir tahun ini.
"Selesainya itu harus 2 bulan sebelum dipakai. Bangunnya 3 bulan, Januari (atau) Desember (mulai). Masalahnya bagaimana nanti ngatur nanti bulan puasa kan," ungkap Dwi dalam konferensi pers Jakarta E-Prix di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).
Untuk pembangunan infrastruktur dan berbagai fasilitas penunjangnya, Dwi mengatakan proyek ini akan menggelontorkan dana sebesar Rp 300-350 miliar. "Kan beberapa dibantu sama mereka (FIA) desain traknya mereka, termasuk spesifikasi segala macam ya antara Rp 300-350 miliar lah ya," imbuh Dwi.
Tonton juga video Pembalap Sean Gelael Berharap Ada Wakil Indonesia di Ajang Formula E:
(fdu/dhn)










































