"Ada hoax tersebar, (korban) Dicky meninggal. Tidak (benar), (korban) sehat," ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Polda Sulsel Kombes Farid Amansyah saat dimintai konfirmasi, Rabu (2/10/2019).
Menurut Farid, Dicky sudah dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Sulsel dari RS Ibnu Sina sejak Minggu (29/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi terakhir masa pemulihan ini, sudah sadar, sudah membaik. Tentu habis operasi harus kita observasi dengan baik. Semua Indikator membaik," sebutnya.
Hoax ini beredar lewat grup WhatsApp. Dalam pesan yang beredar, disebutkan Dicky yang tertabrak mobil polisi meninggal.
Terkait kasus tertabraknya mahasiswa Unibos, Propam Polda Sulsel memeriksa empat personel polisi. Pengemudi tambora ikut diperiksa.
Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Hotman C Sirait menegaskan kendaraan yang menabrak mahasiswa bernama Dicky Wahyudi itu bukan barracuda. Kendaraan taktis itu adalah tambora milik Direktorat Sabhara Polda Sulsel. (fdn/fdn)










































