detikNews
Rabu 02 Oktober 2019, 11:35 WIB

Anggaran 2020 Naik, Sekjen Kemensos Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja

Yakob Arfin - detikNews
Anggaran 2020 Naik, Sekjen Kemensos Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja Foto: Dok Kemensos
Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras mendorong jajarannya untuk terbuka pada masyarakat. Dengan mempublikasikan capaian program melalui media, ia menilai ini sebagai bagian mekanisme kontrol publik.

"Saya meminta kepala UPT di daerah untuk menyampaikan kepada masyarakat melalui media. Pemberitaan melalui media menjadi bagian dari mekanisme kontrol dari publik, sejalan dengan anggaran Kemensos yang meningkat dari tahun ke tahun," kata Hartono Laras dalam keterangan tertulis, Rabu (2/10/2019).


Hal itu dia ungkapkan dalam pertemuan sinkronisasi dan optimalisasi peran kehumasan, di Jakarta, Selasa (1/10).

Hartono mengatakan tahun 2015 anggaran Kemensos sebesar Rp 22,4 triliun. Tahun 2018 meningkat menjadi Rp 43,3 triliun, dan tahun 2019 meningkat menjadi Rp 58,9 triliun.

"Tahun 2020, anggaran Kementerian Sosial meningkat lagi sebesar Rp 62,77 triliun," kata Hartono.

Peningkatan anggaran ini bisa dimaknai sebagai amanat, kepercayaan, dan harapan masyarakat terutama para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Hartono mengakui bahwa pengelolaan anggaran penuh tantangan. Oleh karena itu dituntut harus solid, hati-hati, profesional, akuntabel dan transparan.

"Anggaran yang besar, harus berkinerja. Harus bisa dipastikan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan PPKS," imbuhnya.

Sejauh ini ia menilai kinerja pengelolaan anggaran berjalan baik. Ini dapat dilihat dari angka kemiskinan yang terus menurun hingga menyentuh di bawah level 1 digit.

Per Maret 2018 sebesar 9,82% dan per September 2018 9,66%. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), per Juli 2019 mencapai angka 9,41%.

Dari aspek akuntabilitas juga menggembirakan. "Tiga kali berturut-turut, Kemensos mendapat predikat WTP dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan," kata Hartono.

Ia berharap perkembangan yang baik ini harus terus didukung dengan berbagai upaya termasuk menciptakan lingkungan opini media yang positif, kondusif dan sejuk.

Oleh karena itu Kemensos terus mendorong agar kepala balai dan kepala loka di lingkungan Kementerian Sosial, untuk aktif menyampaikan capaian program nasional maupun program UPT.

"Setiap pemimpin di Kementerian Sosial adalah petugas kehumasan. Apalagi UPT yang merupakan garda depan kementerian yang bersentuhan langsung dengan PPKS," katanya.

Hartono kembali menyatakan, di era komunikasi digital ini ada anggapan, kalau kita tidak bicara, maka kita tidak bekerja.

"Maka silakan para kepala UPT memanfaatkan keterbukaan informasi ini, lebih proaktif kepada media. Kalau perlu inisiatif buka jejaring dengan media, misalnya dengan melakukan visit media," kata Sekjen.

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Biro Humas Sonny W Manalu menyatakan, UPT garda depan bisa menjalankan fungsi kehumasan dengan melakukan sosialisasi, publikasi dan advokasi baik terkait bidang tugas masing-masing, maupun program kementerian secara umum, termasuk program prioritas nasional.

Oleh karena itu ia menilai, UPT perlu diberikan bekal penguatan baik dari aspek pengetahuan, kapasitas kehumasan, maupun membangun kesamaan informasi dan persepsi.

"Sehingga dalam konteks strategi kehumasan secara lebih luas, diharapkan akan tumbuh sinergitas dalam mendukung implementasi program pembangunan kesejahteraan sosial," kata Sonny.


"Dengan demikian, kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai ajang tukar informasi dan pembelajaran, melalui diskusi dan pemberian materi kehumasan untuk menigkatkan keahlian petugas di UPT Kementerian Sosial," tutupnya.

Hadir dalam acara ini, Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial merangkap Plt Kepala Biro Humas Sonny W Manalu, sejumlah pejabat Eselon II, dan Kepala Unit
Pelayanan Teknis (UPT) dari seluruh Indonesia.



Tonton juga video Kemensos Akan Salurkan 6.000 Kartu Penyandang Disabilitas:

[Gambas:Video 20detik]


(ega/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com