Ananda Badudu Ungkap soal Alasan hingga SOP Penyaluran Dana ke Mahasiswa

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 02 Okt 2019 00:19 WIB
Ananda Badudu setelah diperiksa polisi. (Samsuduha/detikcom)


Sisa uang penggalangan dana

Ananda mengatakan Rp 175 juta hasil penggalangan dan masih tersisa. Uang itu akan dipakai untuk kegiatan kemanusiaan.

Eks vokalis Banda Neira ini menjelaskan, sebelum ditangkap pihak kepolisian, dirinya sudah berencana akan menyampaikan ke publik terkait rincian penggunaan dana hasil penggalangan. Total, uang yang sudah terpakai, lanjut Ananda diperkirakan mencapai Rp 81 juta.

"Terakhir saya kasih tahu penggunaannya Rp 81 juta ya, kalau nggak salah nanti bisa cek lagi di Twitter. Tapi karena tiba tiba saya dijemput Polda jadi saya tidak bisa kasih laporan itu. Sekarang buat teman-teman saya mau kasih saran aja ya, detailnya ada tapi itu sekarang sedang ditangani tim nanti saya ceritakan lebih spesifik soal tim yang menangani dana yang tersisa. Kasarnya sisa dana ada sekitar Rp 40 sampai Rp 50 juta," terangnya.



Uang sisa puluhan juta itu, kata Ananda, dititipkan ke tim khusus yang sudah dipercaya. Dia menegaskan uang itu akan dipakai untuk tujuan kemanusiaan terkait aksi reformasi dikorupsi.

"Sudah dipastikan dana itu tidak akan dipakai untuk keperluan lain selain untuk tujuan-tujuan kemanusiaan terkait aksi reformasi dikorupsi yang terjadi di seluruh kota-kota besar seluruh Indonesia. Soal teknis seperti apa, saya saat ini baru bisa cerita garis besarnya, belum bisa cerita detail karena masih harus diskusi dalam tim. Yang jelas sisa dana yang masih ada alokasinya diprioritaskan untuk tujuan-tujuan kemanusiaan. Yang paling utama adalah keperluan medis," ujarnya.

Cucu dari JS Badudu ini mengatakan, pihaknya fokus untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa yang sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit. Ananda dan tim terus melakukan penyisiran terhadap korban demo yang berujung ricuh itu.

"Kami tetap menyisir korban-korban yang ada kebutuhannya apakah sudah aman ditangani atau belum apakah masih butuh dana dan itu akan di-list dan dibikin daftar prioritas dan alokasinya kepada yang utamanya akan pada yang diprioritaskan," paparnya.
Halaman

(idn/jbr)