Turbulensi di Singapura, Pesawat Tujuan Selandia Baru Mendarat di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 01 Okt 2019 20:53 WIB
DOK.detikcom/Foto: Aditya Mardiastuti
Denpasar - Pesawat Emirates EK 450 rute Dubai-Denpasar-Selandia Baru terpaksa kembali mendarat di Denpasar, Bali karena mengalami turbulensi. Akibat turbulensi itu ada 11 penumpang yang dilarikan ke rumah sakit.

"Saat di atas wilayah udara Singapura pada ketinggian 35 ribu kaki, pesawat terkena clear air turbulence. Mengakibatkan 11 orang penumpang mengalami luka," kata Communication and Legal Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim kepada wartawan, Selasa (1/10/2019).

Akibat turbulensi itu pesawat kembali mendarat di Bandara Ngurah Rai pukul 15.07 Wita. Hingga saat ini para penumpang yang mengalami luka-luka sudah dirujuk ke rumah sakit.

"Penumpang saat ini masih mendapat perawatan lanjutan di KKP sejumlah 5 orang, dan dua orang harus dirujuk ke S BIMC Kuta," jelasnya.

Total ada 326 penumpang yang berada di maskapai tersebut. Belum diketahui identitas penumpang yang mengalami luka-luka.

"Kami belum monitor. Saat ini masih fokus penanganan korban dulu," ujar Arie.

Akibat peristiwa ini pesawat tujuan Denpasar-Auckland, mengalami penundaan. Rencananya setelah mengalami pengecekan penerbangan rute tersebut bakal diberangkatkan esok hari.

"Karena ada beberapa pengecekan dan pembersihan di dalam pesawat, rencana akan diberangkatkan ke Dubai (besok) jam 14.30 Wita sesuai jadwal regulernya. Sehingga Denpasar-Auckland delayed karena menggunkaan pesawat dari Auckland ke Denpasar," tutur Arie.

Turbulensi di Singapura, Pesawat Tujuan Selandia Baru Mendarat di Bali
(ams/fdn)