detikNews
Selasa 01 Oktober 2019, 20:42 WIB

JK Nilai Pendekatan Infrastruktur untuk Orang Papua Kurang Pas

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
JK Nilai Pendekatan Infrastruktur untuk Orang Papua Kurang Pas Wapres Jusuf Kalla. Foto: Reuters/Carlo Allegri
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai pendekatan infrastuktur dan ekonomi ke warga Papua perlu dikaji kembali. JK mengatakan perlu dibangun metode yang lebih cocok bagi warga Papua secara umum.

"Kita selalu menganggap jalan itu, airport itu kemajuan, tapi bagi mereka lain juga. Karena itu diperbaiki dikaji lagi," kata JK kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).


JK mengatakan pendekatan ekonomi memang cocok diterapkan bagi warga yang tinggal di wilayah perkotaan. Namun, untuk sebagian warga, perlu dilakukan pendekatan budaya.

"Untuk Papua yang masih lebih tradisional itu pendekatan itu musti pendekatan budaya yang lebih dalam lagi," jelasnya.

Jalan Trans Papua.Jalan Trans Papua. Foto: Dok. BP Jalan Nasional XVII Manokwari-Papua Barat

Lebih lanjut, JK berpesan kepada jajaran pimpinan daerah di Papua agar bisa memanfaatkan dana otonomi khusus dengan baik. Dana tersebut, menurut JK, harus bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di Papua.

"Sangat penting juga di sana peranan pemimpin formal, gubernur, bupati, kepala daerah betul-betul berfungsi untuk membangun masyarakatnya. Dengan uang yang begitu banyak, dana yang begitu banyak," jelasnya.


Terkait peristiwa di Wamena, JK menyebut masalah dipicu karena salah paham. Dia berharap semua pihak saling memberikan pengertian.

"Kalau kita lihat Papua itu memang ada gejala, tapi sebab khususnya kan kesalahpahaman di Surabaya. Dari situ kemudian di Wamena semua tahu kata yang sama muncul. Ini memang kita sangat khawatirkan dan kita simpati atau berduka cita dengan banyaknya korban. Apa yang kita perbaiki adalah saling pengertian antarwarga," ucap JK.

JK Nilai Pendekatan Infrastruktur untuk Orang Papua Kurang Pas


Tonton juga video Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah, Gagal Bawa Isu Papua ke PBB:

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com