detikNews
2019/10/01 13:50:33 WIB

Polri: Warga Jenuh dengan Kerusuhan, Jangan Terprovokasi Propaganda

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polri: Warga Jenuh dengan Kerusuhan, Jangan Terprovokasi Propaganda Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Polri mengatakan masyarakat Jakarta sudah jenuh terhadap demonstrasi yang berakhir dengan kerusuhan. Polri mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan propaganda yang ada di media sosial.

"Masyarakat Jakarta sudah jenuh juga dengan kondisi kerusuhan seperti ini. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak provokasi. Dengan berita yang sengaja diviralkan di media sosial. Propaganda, agitasi kemudian munculkan rasa kebencian, baik terhadap institusi maupun terhadap pihak lain," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

"Ini pola propaganda adu domba ini yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu," imbuh Dedi.


Dedi menilai warga Jakarta pun marah dengan kerusuhan akhir-akhir ini. Menurutnya, kerusuhan telah mengganggu seluruh kehidupan masyarakat.

"Dapat dikatakan masyarakat Jakarta dikatakan marah juga. Demo yang rusuh ini mengganggu seluruh kehidupan masyarakat Jakarta juga. Bagaimana orang sakit parah mau ke rumah sakit terhambat oleh demo, macet di mana-mana," ujar Dedi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com