Alexander soal Sorotan ke KPK: Skeptis Baik Dibanding Masyarakat Cuek

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 01 Okt 2019 13:20 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Alexander Marwata merasa tidak ada yang istimewa meski mencetak sejarah sebagai petahana Komisioner KPK yang terpilih lagi untuk periode berikutnya. Apalagi dalam situasi saat ini, ketika pimpinan KPK baru meraup suara sumbang dari publik serta UU KPK yang dianggap berpotensi melemahkan pemberantasan korupsi, Alexander merasa semuanya baru sekadar asumsi.

"Kalau bagi saya, kekhawatiran publik, skeptisisme publik itu baik buat pimpinan. Ya artinya itu dorongan juga buat pimpinan untuk bekerja lebih baik dibandingkan kalau misalnya masyarakat cuek, nggak memperhatikan. Ini kan salah satu bentuk dari perhatian masyarakat ini kan ke pimpinan," kata Alexander di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

Bagi Alexander, KPK harus terus menunjukkan kinerja pemberantasan korupsi yang terdepan. Segala skeptis dari publik disebut Alexander akan luruh dengan sendirinya bila KPK terus memiliki performa yang baik.

"Nggak ada persoalan. Sebelumnya, saya juga (mendapat respons) begitu juga kan. Skeptis. Nanti akan jadi Komisi Pencegahan Korupsi tetapi penindakan kita nyatanya kan paling tinggi selama periode-periode sebelumnya," ucap Alexander.

"Nggak masalah sih nggak masalah kok itu malah baik bagi pimpinan karena artinya masyarakat ikut memonitor, ikut memantau kinerja KPK, terutama kinerja pimpinan," imbuhnya.


Selain itu, Alexander mengaku sudah menjalin komunikasi dengan 4 pimpinan baru, yaitu Firli Bahuri, Nurul Ghufron, Lili Pintauli Siregar, dan Nawawi Pomolango. Terlebih nama-nama itu diakui Alexander bukanlah orang asing baginya.

"Kita sudah punya grup malahan. Ya sudah tiap hari aja kan dia butuh juga informasi-informasi di KPK supaya mereka juga lebih mengenal dan saya juga memberikan kira-kira perkembangan apa yang di KPK, tentu sepanjang itu tidak rahasia, saya sampaikan saya informasikan lalu dinamika di dalam KPK seperti apa sih," kata Alexander. (dhn/fdn)