"Sesuai dengan hasil revisi UU MD3 ada 10 pimpinan MPR. Jadi setiap fraksi plus DPD mengirimkan satu utusan. Nah, dari PAN insyaallah kami tetap mengirim Bapak Zulkifli Hasan untuk kembali berkhidmat menjadi pimpinan MPR," kata Ketua DPP PAN, Yandri Susanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Baca juga: Ini Pimpinan Sementara MPR-DPR-DPD 2019-2024 |
Sementara terkait Ketua MPR, Yandri mengatakan masih menjadi perebutan. Sebab, beberapa fraksi juga menginginkan kursi tertinggi pimpinan MPR itu. Di periode 2014-2019, Zulkifli Hasan menjabat sebagai Ketua MPR.
"Cukup alot karena Gerindra mau, Golkar mau, PKB juga mau. Artinya semua kemungkinan-kemungkinan, kejutan-kejutan masih bisa terjadi. Seperti 5 tahun lalu, Bang Zul tak diduga-duga jadi Ketua MPR," ujarnya.
Yandri mengungkapkan, dinamika Ketua MPR masih terus terjadi. Lobi-lobi antar fraksi juga masih terus berlangsung demi mendapatkan kursi pimpinan MPR.
"Jam perjam, menit ke menit, ada dinamika yang terjadi antara partai-partai yang memang punya pimpinan. Termasuk DPD. Jadi masih perlu lobi dan pendekatan antar fraksi," pungkas Yandri.
Soal Amandemen UUD 45, Ketua MPR: Presiden Tetap Dipilih Langsung:
(mae/elz)











































