detikcom mengikuti pembagian sembako yang dilakukan oleh Paulus Waterpauw. Lokasi pengungsian pertama yang dikunjungi adalah Posko Gedung Megantara Lanud Silas Papare, Sentani, Jayapura, Selasa (1/10/2019), yang menampung 100 orang pengungsi.
"Ini ada bantuan untuk ibu. Memang tidak seberapa," kata Paulus di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Irjen Paulus Waterpauw (Rolando/detikcom) |
Usai memberikan bantuan di Lanud Silas Papare, Paulus mengunjungi pengungsi di Posko Yonif 751/Raider Sentani yang berjumlah 172 orang. Di lokasi ini pun Paulus memberikan bantuan kepada para pengungsi.
Tidak hanya di Posko Lanud Salis Papare dan Yonif 751/Rider, Paulus juga mengunjungi pengungsi di Posko Musala At-Taqwa yang berjumlah 66 orang dan Posko Masjid Al Aqsha yang berjumlah 47 orang. Total keseluruhan pengungsi yang dikunjungi ada 385 orang.
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto mengatakan ada 3.225 orang pengungsi di Jayapura, Papua, usai kericuhan yang pecah di Wemana pada Senin (23/9). Aparat keamanan setempat berupaya meminta para pengungsi kembali ke rumah.
"Sekarang ini jumlah pengungsian di Jayapura sejarah tercatat 3.225 orang. Oleh karena itu, aparat keamanan Pemda sedang berusaha untuk meminta mereka untuk kembali ke daerah masing-masing, tapi dengan jaminan keamanan, baik dari para pemuka adat di Wamena, dan juga dari aparat keamanan mereka bisa tetap melanjutkan aktivitasnya sebagai penggerak ekonomi daerah, agar ekonomi daerah tidak luntur," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/9).
Kembali Jadi Kapolda Papua, Irjen Paulus Utamakan Penanganan Korban Kerusuhan:
(fdu/fdu)












































Foto: Irjen Paulus Waterpauw (Rolando/detikcom)