"Aspirasi atau tuntutan pengunjuk rasa tersebut saya kira wajar-wajar saja dan sewajarnya pula kita perjuangkan," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel, Hj Mariana, usai menemui para pengunjuk rasa, yang dikutip dari Antara, Senin (30/9/2019).
Dia memberikan contoh, mereka meminta anggota DPRD memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta mendorong agar pemerintahan bersih dari korupsi. Menurut Mariana, hal itu bagus untuk membangun Indonesia lebih maju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuntutan mereka itu tidak salah dalam kaitan ingin mewujudkan negara dan bangsa kita yang lebih baik pada masa depan," lanjut Marian.
Mariana juga mengaku hal ini baru pertama kali menerima pengunjuk rasa. Aksi massa mahasiswa serta elemen masyarakat lainnya itu cukup bersahabat bila dibandingkan dengan aksi demo 9 September lalu.
Massa mahasiswa demo menuntut pencabutan UU KPK yang baru dan dicabutnya RKUHP dari Prolegnas. Aksi dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Massa mahasiswa duduk di jalan hingga mengakibatkan jalan utama di Kota Banjarmasin itu ditutup.
Halaman 2 dari 2











































