detikNews
2019/09/28 21:27:26 WIB

Beredar Foto Lama Bersama Tommy Soeharto, Najwa: Saya Di-framing Antek Orba

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Beredar Foto Lama Bersama Tommy Soeharto, Najwa: Saya Di-framing Antek Orba Najwa Shihab (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta - Presenter Najwa Shihab mengklarifikasi perihal fotonya bersama Tommy Soeharto yang beredar. Najwa menjelaskan foto tersebut merupakan foto lama yang sengaja diungkit untuk mendiskreditkan dirinya.

"Sikap editorial Narasi TV dan Mata Najwa terkait situasi terakhir politik Indonesia, terutama isu KPK dan demonstrasi mahasiswa, membuat saya, Najwa Shihab, didiskreditkan lewat berbagai disinformasi. Foto lama saya dengan Tommy Soeharto, Lieus Sungkharisma, dan Ichsanuddin Noorsy diedarkan kembali bersama capture-an sebuah berita berjudul 'Kabar Mengagetkan, Najwa Shihab, Tommy Soeharto, Noorsy dan Lieus Akhirnya Bersepakat Untuk...' Saya di-framing sebagai antek Orde Baru karena bertemu Tommy Soeharto dan karena ayah saya, Prof. Quraish Shihab, pernah diangkat sebagai Menteri Agama di era Soeharto," kata Najwa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/9/2019).

Fotonya bersama Tommy beredar melalui di dunia maya dengan judul 'Kabar Mengagetkan, Najwa Shihab, Tommy Soeharto, Noorsy Dan Lieus Akhirnya Bersepakat Untuk..'. Dalam foto tersebut, tampak Najwa yang mengenakan pakaian berwarna putih tengah berfoto bersama Tommy Soeharto, Lieus Sungkharisma, dan Ichsanuddin Noorsy.

Najwa menjelaskan foto bersama putra Presiden ke-2 RI Soeharto itu diambil pada 22 November 2017. Saat itu, dia bersama kru Narasi TV, termasuk CEO dan Pemimpin Redaksi Narasi TV, yang saat itu dijabat Catharina Davy dan Olivia Rosalia, bertemu Tommy untuk menjajaki sekaligus mengundang ke 'Catatan Najwa'. Tommy, kata dia, saat itu diundang dalam status sebagai pendiri Partai Berkarya yang baru saja lolos verifikasi KPU dan dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2019.

"Tommy menyatakan kesediaannya saat itu, namun perlu mencari jadwal yang tepat. Tommy berkali-kali menunda jadwal yang sempat disepakati. Tommy baru bisa diwawancarai di kediamannya pada 5 Juli 2018. Hasil wawancara itu tayang di 'Mata Najwa' pada 11 Juli 2018 dengan tajuk 'Siapa Rindu Soeharto'," kata Najwa.

"Tommy muncul dalam tiga segmen pertama. Dalam tiga segmen itu, saya menyoal sejumlah topik penting terkait rekam jejak Tommy dan kasus-kasus korupsi serta pelanggaran HAM yang dilakukan ayahandanya. Segmen 1 dibuka dengan memperkenalkan Tommy sebagai 'dalang pembunuhan Hakim Syaifuddin'. Saya juga mencecar klaim Tommy soal masyarakat merindukan era Orde Baru di segmen ketiga. Selain Tommy, hadir narasumber lain seperti Priyo Budi Santoso sebagai Sekjen Partai Berkarya. Saya juga mengundang Haris Azhar, seorang pegiat HAM, untuk menguji klaim-klaim yang disodorkan Tommy maupun Priyo," sambung dia.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com