Jalur Pemalang-Purbalingga Putus
Senin, 31 Okt 2005 17:12 WIB
Yogyakarta - Jalur tengah yang menghubungkan Kabupaten Pemalang-Kabupaten Purbalingga putus akibat terkena tanah longsor, Senin (31/10/2005) dinihari. Tanah longsor tersebut terjadi di jalan berbukit di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, akibat hujan deras sejak hari Minggu sore hingga Senin dinihari.Ini merupakan peristiwa kedua di jalur alternatif yang menghubungkan jalur utara dan jalur selatan, setelah jalur tengah antara Brebes - Purwokerto putus akibat longsor di Desa Windu Aji Kecamatan Paguyangan Brebes."Jalannya masih tertutup lumpur dan longsoran tanah, meski sudah mulai dibersihkan tapi belum bisa dilewati oleh kendaraan dari dua arah," kata Briptu Syamsuri, anggota Polsek Karangreja ketika dihubungi detikcom, Senin (31/10/2005).Menurut Syamsuri, penyebab terjadinya longsor karena hujan deras yang terjadi sejak hari Minggu pagi hingga Senin dinihari. Akibatnya tebing di kiri-kanan di sepanjang jalan raya Karangreja itu tak mampu menahan sehingga terjadi longsor karena kondisi tanah yang labil."Tebing yang longsor cukup luas, meski tadi siang sudah ada warga desa dan petugas dari Pemkab Purbalingga yang mencoba membersihkan namun belum berhasil keseluruhan dan harus lewat satu per satu," katanya.Akibat longsor di Desa Tlahab Lor itu, kata Syamsuri, jalur antara Randudongkal, Belik hingga Purbalingga sempat terputus sehingga membuat arus lalu-lintas terhambat. Semua kendaraan baik dari arah jalur pantura Pemalang yang hendak menuju selatan lewat Purbalingga atau sebaliknya, hingga pukul 14.00 WIB belum bisa lancar sepenuhnya. Bahkan sebelum jalur dibersihkan, arus lalu lintas macet total sejak pukul 03.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.
(nrl/)











































