Spanduk Aksi Viral Disoroti Netizen, Ini Kata Panitia Aksi Mujahid 212

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 28 Sep 2019 15:27 WIB
Aksi Mujahid 212 long march ke Istana Negara (Rolando/detikcom)
Aksi Mujahid 212 long march ke Istana Negara (Rolando/detikcom)
Jakarta - Spanduk di Aksi Mujahid 212 viral dan disoroti netizen. Spanduk tersebut disorot netizen karena tuntutannya tidak sesuai dengan landasan hukum yang dipakai.

Salah satu spanduk yang dibawa dalam aksi dan disoroti massa bertuliskan 'Amanat TAP MPR RI No 6 Tahun 2000, Presiden Tidak Dipercaya Rakyat Wajib Mundur'. Netizen mengkritik karena Tap MPR RI 6/2000 berisi tentang pemisahan TNI dan Polri. Apa tanggapan panitia aksi?

"Itu bukan panitia yang buat. Itu inisiatif peserta," kata Ketua Panitia Aksi Mujahid 212, Edy Mulyadi, kepada wartawan, Sabtu (28/9/2019).


Edy enggan mengomentari lebih jauh soal spanduk tersebut. Menurutnya, netizen berkomentar sesuka mereka.

"Netizen bunyi semau-maunya dia, nggak ada yang mau melarang. Jangankan dianggap tak sesuai, yang sesuai pun tetap dibunyiin macam-macam," ujar Sekjen GNPF Ulama ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2